
PSIS sukses mencapai target tiga poin saat jamu Persib di Magelang.
JawaPos.com - Ada dua perbedaan yang terlihat di awal laga antara PSIS Semarang melawan Persib Bandung, Minggu (18/11) sore. PSIS tetap andalkan kekuatan dan formasi utama. Sementara Persib justru memilih lakukan rotasi.
Tak ada kapten Supardi Nasir, Ghozali Siregar, dan bek kiri Ardi Idrus. Begitu pula sosok kiper andalan M Natshir. Posisi kiper diisi I Made Wirawan. Sedangkan di sektor sayap diisi Atep dan Puja Abdillah. Terakhir, Ezechiel N'Douassel berduet dengan Agung Mulyadi.
Dengan komposisi seperti itu, Persib tetap mampu melakukan serangan yang cukup tajam. Peluang pertama di laga ini bahkan diperoleh Henhen yang mengirimkan umpan silang ke kotak penalti PSIS, menit 4. Namun bola justru mengarah ke gawang dan mengenai jaring bagian atas.
PSIS segera membalas. Melalui sebuah serangan yang cukup cepat, Ibrahim Conteh mampu mengirimkan tendangan tepat ke arah gawang. Sayang, tendangannya terlalu pelan sehingga mampu ditangkap dengan mudah oleh Made Wirawan, kiper Persib.
Conteh kembali memberi ancaman serius bagi gawang Made pada menit 15. Melepaskan diri dari pengawalan bek Persib, Conteh sudah berhadapan langsung dengan Made. Namun, sepakannya mengarah tipis di pinggir tiang dekat gawang saja.
Berselang satu menit saja, gawang Persib akhirnya bobol juga. Sebuah serangan balik cepat yang dilakukan Hari Nur tak mampu diantisipasi oleh pertahanan Persib. Kapten PSIS itu mengirim umpan silang yang dilanjutkan dengan sebuah aksi sundulan terbang Bruno Silva. PSIS unggul 1-0 untuk sementara.
Persib berusaha membalas pada menit 25. Berawal dari tendangan sudut, kombinasi Puja dan Atep berjalan dengan apik. Sayang tendangan kaki kiri Puja hanya melintas tipis di atas mistar.
Bruno Silva harusnya bisa menggandakan keunggulan PSIS pada menit 39. Sebuah umpan silang Hari Nur dari sisi kanan pertahanan Persib disambut dengan tendangan keras first time. Namun tendangan Bruno Silva hanya melayang ke atas gawang.
Babak kedua, PSIS belum mau menurunkan tekanan. Serangan tuan rumah tetap mengandalkan mobilitas tinggi Hari Nur yang kerap membuat pertahanan Persib pontang-panting. Salah satunya nyaris membuahkan gol pada menit 56.
Dalam situasi set pieces, Bruno Silva melakukan tendangan bebas yang keras mengarah ke gawang Persib. Membuat Made harus melakukan penyelamatan gemilang dengan lompatan dan tepisan jari. Gawang Persib masih aman untuk sementara.
Masuknya Ghozali Siregar dan Jonathan Bauman di sisa 30 menit pertandingan membuat permainan Persib lebih agresif. Barisan pertahanan PSIS pun harus bekerja lebih keras di babak kedua. Karena Persib lebih mampu menciptakan sejumlah peluang berbahaya.
Namun, justru tuan rumah yang mampu menambah keunggulan mereka menit 69. Serangan Bayu yang lolos dari jebakan offside sebenarnya mampu diantisipasi oleh pertahanan Persib. Bola liar bergulir ke sisi kiri gawang Made dan dikejar oleh Bruno Silva.
Tanpa melihat, Bruno Silva langsung mengirim umpan mendatar ke depan gawang Persib. Di ujung gawang sudah menunggu Hari Nur yang berdiri bebas untuk memantulkan bola ke dalam gawang.
Persib makin terpuruk pada menit ke-74. Sebuah serangan di sisi kanan Persib kembali membuahkan hasil. Pergerakan Bayu yang tak terkawal mampu mengirim umpan silang dengan baik. Conteh yang juga tak terkawal dengan mudah menceploskan bola ke gawang Made.
Kedudukan 3-0 tak berubah hingga akhir laga. Berkat kemenangan ini, PSIS mulai masuk ke wilayah 10 besar klasemen sementara Liga 1 2018 dengan 42 poin. Namun posisi mereka bisa kembali tergeser andai Persebaya Surabaya dan Persipura Jayapura yang bermain malam ini dan besok mampu meraih kemenangan.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
