Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 19 Juni 2019 | 05.17 WIB

Hadapi PSIM pada Laga Perdana, Persiba Fokus Jaga El Loco

BUTUH KEPASTIAN: Pelatih Persiba Balikpapan Salahudin saat memimpin tim latihan di Stadion Batakan beberapa waktu lalu. Elemen Persiba saat ini menanti kepastian siapa pemilik klub agar masa depan klub, pemain dan staf kepelatihan terjamin.PAKSI SANDANG P - Image

BUTUH KEPASTIAN: Pelatih Persiba Balikpapan Salahudin saat memimpin tim latihan di Stadion Batakan beberapa waktu lalu. Elemen Persiba saat ini menanti kepastian siapa pemilik klub agar masa depan klub, pemain dan staf kepelatihan terjamin.PAKSI SANDANG P

JawaPos.com - Persiba Balikpapan akan menjamu PSIM Jogjakarta pada pekan pertama Liga 2 2019 di Stadion Batakan, Sabtu (22/6) malam WIB. Laga melawan Laskar Mataram diakui pelatih Persiba, Salahudin cukup menentukan.

Bukan tanpa alasan Salahudin memberi perhatian khusus kepada PSIM. Maklum saja, musim ini PSIM melakukan perombakan besar-besaran. Itu lantaran mereka memang menargetkan promosi ke Liga 1 musim depan.

Salah satu pemain yang harus mendapat perhatian adalah Cristian 'El Loco' Gonzales. Meski sudah berkepala empat, El Loco tetap membuktikan diri sebagai juru gedor menakutkan. Buktinya, musim lalu, pemain naturalisasi asal Uruguay itu sukses membawa PSS Sleman naik kasta.

Kinerjanya musim lalu juga cukup menjanjikan. Dari sembilan laga bersama Super Elang Jawa, El Loco sukses mengemas 15 gol, termasuk satu gol di partai final Liga 2 2018 kontra Semen Padang.
Menjaga Gonzales tentu akan jadi tugas berat lini belakang Beruang Madu yang digawangi Taufik Kasrun dan Imam Mahmudi.

Apalagi jika melihat laga uji coba terakhir melawan Bontang FC, Persiba mesti rela tiga kali kebobolan. Bahkan dua gol Bontang FC mampu dicetak pada menit krusial pada awal laga dan akhir, yakni menit empat dan menit 90.

Salahudin sadar lini belakang memang jadi salah satu kelemahan Persiba. Waktu kurang lebih sepekan ini akan dimanfaatkan untuk memberi latihan khusus bagi lini pertahanan. Mulai dari disiplin posisi, man to man marking hingga support pemain lain. “Masih ada waktu untuk menutup kekurangan uji coba kemarin,” ujar Salahudin seperti dilansir Kaltim Post (Jawa Pos Group).

Pelatih 40 tahun itu tak sungkan mengakui kekuatan PSIM. Di samping punya komposisi pemain berkualitas, Laskar Mataram juga diuntungkan dengan waktu persiapan yang lebih panjang. “Artinya, tidak hanya lini belakang yang harus siap. Semua lini harus siap karena pertandingan nanti adalah ujian sesungguhnya,” ungkap pelatih yang baru saja mengantongi lisensi A AFC tersebut.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore