Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 16 September 2018 | 23.38 WIB

Atlet yang Peluk Jokowi dan Prabowo Ingin Tularkan Semangat Juara

Hanifan saat memeluk Jokowi dan Prabowo di Asian Games 2018 (Chandra Satwika/Jawa Pos) - Image

Hanifan saat memeluk Jokowi dan Prabowo di Asian Games 2018 (Chandra Satwika/Jawa Pos)

JawaPos.com - Tentu masih ingat dengan aksi atlet pencak silat Indonesia, Hanifan Yudani Kusumah, di Asian Games 2018. Usai meraih medali emas, Hanifan melakukan aksi yang kemudian viral. Atlet asal Jawa Barat itu memeluk dua tokoh nasional yakni Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan capres Prabowo Subianto.


Ternyata, Hanifan tak hanya mencintai sepak bola saja. Dia juga menggemari sepak bola. Usut punya usut, Hanifan adalah seorang Bobotoh atau pendukung setia Persib Bandung. Tekad kuat diusung oleh Hanifan sebagai seorang Bobotoh. Dia ingin menularkan semangat juara di dirinya untuk Persib. Ya, dia ingin Persib bisa juara Liga 1 2018.


Persib sudah jadi bagian hidup bagi Hanifan. Dia sudah didoktrin jadi Bobotoh sejak kecil. Maklum, darah Persib mengalir di tubuhnya dari sang kakek yang juga merupakan mantan penjaga gawang Maung Bandung di era 1960-an, yakni Achmad Kosasih.


Tempat tinggalnya dahulu juga hanya berjarak 5 kilometer dari stadion lama Persib, Si Jalak Harupat di Kabupaten Soreang, Bandung. Mulai dari SMP, Hanifan kerap kali menonton laga-laga Persib di kompetisi sepak bola Indonesia.


"Jalan kaki sering sekali, naik motor juga pernah. Hampir tidak pernah absen kalau main di kandang," jelasnya.


Namun, 3 tahun terakhir Hanifan jarang melakukan kebiasaannya tersebut. sejak masuk Pelatnas Pencak Silat, waktunya hampir sebagian besar dilakukan dengan berlatih. "Tapi tetap mantau dan tahu kabar Persib," paparnya.


Karena itu, dia mengaku rindu merasakan atmostif pertandingan Persib. Berteriak dan bernyanyi bersama memberi dukungan jadi satu hal yang paling diinginkannya. Tapi, hal tersebut terbayar dengan manis pada Kamis (13/9) kemarin.


Hanifan hadir secara langsung menonton laga Persib melawan Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Kehadirannya dibayar dengan kemenangan oleh Supardi Natsir dkk. Tidak hanya itu saja, pria 21 tahun itu juga diberi penghormatan untuk memimpin puluhan ribu Bobotoh ketika melakukan Viking Clap di akhir pertandingan.


Mengenakan jersey kebesaran Persib bewarna biru, Hanifan terlihat tidak canggung memukul bas drum. Pukulannya diiringi tepukan membahana dari seluruh stadion. Sejenak, Hanifan sempat tercengang melihat kekompakan itu. lantas, dia pun menyelesaikan tugas jadi dirijen Viking Clap dengan baik.


Tidak berhenti sampai disitu saja, Hanifan juga jadi 'artis' kala itu. Tidak hanya Bobotoh, beberapa pemain Persib meminta berfoto bersama dengannya. Bahkan, Kiper I Made Wirawan dan M Natsir berpose layaknya seorang pesilat berfoto bersama dengannya.


Hanifan mengaku sangat terhormat diberi kesempatan tersebut. dia senang dan bangga yang tidak terkira. Salah satu mimpinya bisa ikut euforia pertandingan akhirnya terwujud dengan baik. "Saya sempat kaget diminta pimpin Viking Clap. Tapi bersyukur, tidak pernah menyangka hal ini," katanya.


Dia pun berterima kasih kepada Persib. Bukan hanya untuk kemenangan atas Arema FC yang membuat posisi di puncak kian kokoh, tapi atas kecintaan yang membuatnya bangga jadi warga Bandung. "Juga untuk Bobotoh atas kesempatan memimpin Viking Clap," ujarnya.


Anak dari mantan pesilat nasional Dani Wisnu itu berharap kehadirannya juga tidak hanya menambah semarak pertandingan kamis kemarin. Kehadirannya juga bisa menularkan semangat juara kepada Persib. Dirinya yang berhasil merebut emas di Asian Games 2018 diharap bisa memotivasi penggawa Persib untuk jadi juara Liga 1 musim ini.


"Semoga, saya ingin Persib juara lagi," tegasnya. Meski suka Persib, Hanifan menegaskan tidak akan mempengaruhi calon istrinya Pipit Kamelia untuk suka tim yang sama. Dia juga tidak memaksa perempuan yang jadi tunangannya sejak 1 September lalu itu mencintai sepak bola sepertinya.


"Tidak, biar saja suka apa, saya tidak pernah memaksa dan melarang," tuturnya.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore