alexametrics

Kerap Gagal Uji Coba, TC Timnas di Spanyol Terkesan Buang-Buang Uang

11 Januari 2021, 12:49:23 WIB

JawaPos.com − Pemusatan latihan (TC) timnas U-19 di Spanyol yang berlangsung sejak 27 Desember 2020 tidak efektif. Sebab, sejauh ini belum ada kejelasan soal agenda uji coba sebagai ajang untuk mengukur perkembangan tim.

Timnas U-19 sebelumnya menjadwalkan menjalani lima kali uji coba melawan tim lokal negeri juara Piala Dunia 2010 itu dan juga menghadapi timnas U-19 Arab Saudi. Hanya, sampai sejauh ini, David Maulana dkk selalu gagal menjalani latih tanding.

Seharusnya skuad Garuda Nusantara sudah menghadapi Gimnastic Tarragona pada 3 Januari lalu. Namun, laga tunda menjadi 7 Januari juga tidak terealisasi. Laga melawan Lleida Esportiu U-19 pada 5 Januari juga urung terlaksana. Ancaman virus korona adalah penyebab uji coba gagal dilaksanakan.

Baca Juga: Wawancarai 2 Saksi Kunci Dugaan Jual Beli Posisi Manajer Timnas U-19

Jadwal uji coba terdekat adalah melawan Sabadell U-19 yang seharusnya digelar hari ini (11/1). Namun, juga belum ada kepastian apakah bisa diselenggarakan atau kembali mengalami pembatalan.

Selain urung beruji coba, latihan kerap kali tak maksimal lantaran cuaca yang kurang bersahabat. Internal game yang sempat diagendakan untuk mengganti kekosongan uji coba juga tidak bisa dilaksanakan.

Karena itu, anggaran besar yang sudah dikeluarkan untuk memberangkatkan tim ke Spanyol seolah sia-sia.

Asisten pelatih timnas U-19 Nova Arianto menyatakan, belum beruji coba tak menyurutkan semangat para pemain untuk latihan maksimal. Kondisi tersebut juga tidak mengganggu tim dan tetap fokus. ’’Kondisi baik dan tetap semangat,’’ katanya.

Ucapan Nova diamini salah seorang penggawa timnas U-19 Braif Fatari. Pemain berposisi gelandang itu mengungkapkan bahwa kondisi tim saat ini baik. Setiap pemain selalu fokus dan kerja keras untuk memperbaiki kekurangan.

TC yang diselenggarakan sampai 31 Januari itu menjadi salah satu persiapan tim untuk berlaga di Piala AFC U-19 pada Maret 2021 di Uzbekistan.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : raf/c17/ali


Close Ads