
Photo
JawaPos.com – Badan Yudisial PSSI telah menuntaskan interogasi soal kasus dugaan jual beli jabatan manajer timnas U-19. Dua sosok kunci yang bisa menjelaskan kasus tersebut selesai diwawancarai pekan ini. Keduanya adalah Sekretaris Tim Sriwijaya FC Achmad Haris dan Djoko Purwoko.
Keduanya dimintai penjelasan oleh Badan Yudisial PSSI mengenai keterlibatan mereka atas uang mahar 100 ribu dolar Singapura. Mahar itu dipakai untuk menjadikan Dodi Reza Alex Noerdin sebagai manajer timnas U-19.
Mahar tersebut kabarnya diberikan kepada Ketua Umum PSSI Moch. Iriawan beberapa bulan lalu.
Baca Juga: Ipswich Town Tak Berikan Izin Elkan Baggot Bergabung di TC Timnas U-19
Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi mengatakan, badan yudisial pekan ini melakukan interview berbeda kepada Haris dan Djoko. Bahkan, pada Jumat (8/1) badan yudisial sudah melakukan sidang.
”Sudah meminta klarifikasi semua pihak, tinggal menunggu keputusan saja. Sidang juga sudah dilaksanakan,” bebernya.
Pihaknya tidak bisa berbicara banyak mengenai hasil sidang tersebut. Yang pasti, PSSI akan mendukung dan menghargai apa pun keputusan yang nanti diambil. ”Nanti akan diumumkan langsung oleh badan yudisial,” ucapnya.
Apa yang dikatakan Yunus dibenarkan salah satu sumber internal Jawa Pos di PSSI. Menurut sumber tersebut, Haris dan Djoko memang sudah dimintai keterangan. ”Kamis kemarin Badan Yudisial PSSI sudah memanggil dan meminta keterangan dari Djoko Purwoko yang hadir secara fisik dan Achmad Haris secara virtual,” ungkapnya.
Tapi, yang aneh dari pemanggilan tersebut adalah proses interview-nya. Tiga komisi di badan yudisial, yakni komisi disiplin, komisi banding, dan komisi etik, memintai keterangan kedua pihak secara bersama-sama.
”Tim gabungan yudisial seperti ini menurut saya tidak lazim. Sebab, masing-masing sebenarnya memiliki ranah kewenangan yang berbeda,” tegasnya. ”Itu kan sama dengan wasit, asisten wasit, wasit cadangan, pengawas pertandingan, dan penilai pertandingan masuk ke lapangan semua ikut memimpin,” cetusnya.
Jawa Pos mencoba menanyai Haris dan Djoko terkait hal tersebut. Sayang, hanya Haris yang menjawab. Namun, dia tidak mau berkomentar banyak karena mengaku sedang sakit ketika badan yudisial melakukan wawancara. ”Saya tanggal itu masih demam,” kilahnya.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
