
Timnas u-19 gagal menyempurnakan penampilan mereka di fase grup setelah kalah dari Thailand.
JawaPos.com - Kepastian Tim Nasional (Timnas) U-19 lolos ke semifinal Piala AFF U-19 2018 terasa hambar. Penyebabnya tak lain karena anak asuh Indra Sjafri gagal menyempurnakan penampilan apik mereka di fase grup. Pada laga pamungkas Grup A lawan Thailand, Senin (9/7) malam, Garuda Nusantara tumbang dengan skor tipis 1-2 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.
Kekalahan ini membuat Indonesia hanya finis di peringkat kedua Grup A. Saddil Ramdani dan kolega mendapatkan 12 poin dari 5 laga. Sementara Thailand menjadi pemuncak Grup A dengan 13 poin. Thailand belum pernah kalah sepanjang fase grup Piala AFF U-19.
Babak Pertama
Indonesia dan Thailand sama-sama tampil agresif pada awal babak pertama. Bermain dengan skema 4-4-2, Thailand melakukan banyak umpan-umpan terobosan yang membahayakan gawang Indonesia. Peluang on target pertama dilancarkan kapten Thailand, Sittichok Paso. Akan tetapi tembakan jarak jauhnya bisa ditepis kiper Aqil Savik.
Indonesia lebih banyak tertekan selepas menit ke-10. Thailand cukup leluasa mengobrak-abrik pertahanan Indonesia. Sementara itu, jarak antara lini tengah dan depan yang lebar membuat Indonesia kesulitan membangun serangan. Transisi yang lambat juga menghambat Indonesis untuk menyerang.
Keteledoran David Rumakiek hampir membuat gawang Indonesia bobol pada menit ke-27. Beruntung tendangan on target Nakin Wisetchat berhasil digagalkan kiper Aqil Savik. Rusuk kiri lagi-lagi menjadi titik lemah Indonesia. Lubang itu dimanfaatkan Matee Sarakum untuk menembak pada menit ke-33. Tetapi bola digagalkan Aqil Savik.
Matee Sarakum lagi-lagi mengancam gawang Indonesia pada menit ke-39. Permainan satu-dua Thailand membawa Sarakum hingga ke muka gawang Indonesia. Namun sepakan terarahnya sukses ditahan kiper Aqil Savik.
Setelah bertahan hampir satu babak, gawang Indonesia akhirnya jebol lewat sepakan jarak jauh Nattawut Chootiwat menit ke-41. Thailand unggul 1-0 hingga turun minum.
Babak Kedua
Paruh kedua baru memasuki menit ke-47, gawang Indonesia langsung terancam oleh tendangan keras Matee Sarakum. Indonesia masih mujur karena bola sukses ditepis Aqil Savik.
Namun, Thailand akhirnya memperbesar skor menjadi 2-0 setelah Sarakum menjebol gawang Indonesia pada menit ke-50. Sarakum sukses memaksimalkan assist Wisetchat.
Gol kedua Thailand ini seperti membangkitkan permainan Garuda Nusantara yang selama babak pertama seperti tak ada gairah. Indonesia pun bermain lebih rancak pada babak kedua. Mereka berani keluar dari tekanan dan memberikan tekanan balik ke Thailand.
Laga memasuki menit ke-66 ketika Indonesia memperoleh peluang terbaiknya dari kaki Saddil Ramdani. Akan tetapi tendangan kaki kiri pemain Persela Lamongan itu melambung tipis di atas mistar. Saddil melepaskan tembakan on target pertama bagi Indonesia pada menit ke-67. Sayang bola mengarah tepat ke tangkapan penjaga gawang Thailand, Nopphon Lakhonphon.
Sebuah aksi individu Witan Sulaeman berhasil membawanya menerobos masuk ke pertahanan Thailand pada menit ke-73. Sayang finishing-nya tak sempurna. Bola masih melambung di atas mistar.
Begitu pula dengan eksekusi tendangan bebas yang sangat cantik dilakukan Saddil menit ke-76. Sayang arah bola melenceng tipis di kiri gawang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022