
Situasi saat upacara Melaspas terhadap gedung baru Bali United, Rabu (3/10).
JawaPos.com - Sebagai sebuah klub profesional, keberadaan sebuah kantor adalah hal yang sangat penting. Beruntung, Bali United akhirnya memiliki sebuah kantor baru. Kantor yang berada tak jauh dari mess pemain ini akan menjadi pusat dari kegiatan Bali United.
Namun, sebelum digunakan secara resmi, kantor tersebut harus menjalani upacara pembersihan dan penyucian terlebih dahulu. Upacara bernama Melaspas ini memang bagian dari ritual agama Hindu saat memiliki gedung baru atau akan ditempati lagi.
Upacara Melaspas ini telah digelar pada Rabu (3/10) siang. Dihadiri langsung oleh sejumah staf manajemen Bali United yang beragama Hindu. Upacara ini digelar agar orang yang akan menempati bangunan merasa aman, tenteram, betah, dan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.
Kantor baru Bali United ini tergolong modern bagi klub-klub Indonesia. Gedung tiga lantai ini juga dilengkapi dengan lapangan mini yang bisa dipakai skuad Bali United untuk melakukan latihan ringan.
Di lantai satu, terdapat mini store yang menjual berbagai merchandise orisinal dari Bali United. Lantai dua menjadi tempat bekerja jajaran manajemen Serdadu Tridatu. Dilengkapi dengan satu ruang pertemuan.
Lantai tiga menjadi pusat produksi dari Bali United TV. Termasuk menjadi pusat dari penyebaran informasi soal Bali United di berbagai platform media sosial. Hingga ruang siaran untuk Bali United Radio.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022