Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 5 November 2020 | 05.34 WIB

Manajer Persebaya: Sudahi Saja Kompetisi Musim 2020

Photo - Image

Photo

JawaPos.com-Sikap tegas diambil manajemen Persebaya Surabaya menanggapi surat dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi. Dalam rilis yang disampaikan ke media, Persebaya minta kompetisi disudahi saja.

’’Surat ini tidak menjawab keresahan klub. Justru membuat situasi semakin tidak pasti,” ucap Candra Wahyudi, manajer Persebaya Surabaya.

Menurut Candra, daripada terus menebar ketidakpastian, Persebaya meminta PSSI menyudahi saja kompetisi musim ini. Tidak perlu dilanjutkan. Sisa waktu yang ada dipakai untuk recovery.

Menyiapkan energi untuk bersiap lebih baik buat kompetisi tahun depan. ’’Sudahi saja. Daripada tidak pasti seperti ini. Mari kita himpun energi untuk menyiapkan kompetisi musim depan yang lebih rapi dan lebih baik,” imbuhnya.


Dilanjutkannya kompetisi pada Februari tahun depan bukannya tanpa persoalan. Salah satu yang sudah pasti adalah akan munculnya masalah di kontrak para pemain. Sebab, sebagian besar klub, baik Liga 1 maupun Liga 2, hanya mengontrak pemainnya sampai akhir tahun ini.

Lantas, jika kompetisi dimulai Februari, klub harus merogoh kocek lagi untuk melakukan renegosiasi kontrak. Padahal, renegosiasi sudah dilakukan ketika ada pemotongan gaji pemain. Klub tentu makin kesulitan, apalagi kondisi keuangan sangat kritis tanpa adanya pemasukan.

Karena itu, beberapa klub berharap ada aturan mengenai kontrak. Agar klub-klub tidak mengalami sengketa dengan pemain.

Media Officer Arema FC Sudarmaji mengatakan, sengketa masalah kontrak seharusnya jadi perhatian khusus dari PSSI dan LIB sebelum memutuskan kompetisi dilanjutkan Februari tahun depan. Apalagi, sebagian besar klub bakal melakukan renegosiasi kontrak pada November ini. ’’Dengan harapan kompetisi digelar pada November tahun ini, namun faktanya justru ditunda sampai Februari tahun depan,’’ ucapnya.

Sudarmaji berharap ada win-win solution soal kontrak pemain. PSSI dan LIB harus segera mengeluarkan peraturan baku agar klub bisa segera melakukan renegosiasi. Dan, tentu yang diharapkan tidak muncul masalah di kemudian hari. ’’Keluarkan SK baru terkait relaksasi kewajiban kepada pemain, agar klub bisa terproteksi,’’ harapnya.

Direktur Utama LIB Akhmad Hadian Lukita menjelaskan, terkait relaksasi kontrak yang diminta klub, pihaknya menunggu keputusan PSSI. ’’Kami memahami kondisinya. Kami tahu soal kontrak pemain yang banyak selesai akhir tahun ini,’’ terangnya.

LIB meminta klub bersabar. Sebab. PSSI saat ini sedang mempersiapkan untuk merilis surat keputusan mengenai relaksasi kontrak tersebut. ’’Dalam waktu dekat SK itu akan terbit,’’ ucapnya.

Mengenai apa isinya, Lukita tidak bisa menjawab. Yang pasti, isi SK itu bakal memberikan kelonggaran bagi klub untuk melakukan renegosiasi kepada pemain. ’’Harapannya tidak muncul sengketa baru mengenai kontrak,’’ jelasnya.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore