Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 Oktober 2018 | 15.07 WIB

Persib Dapat Sanksi Berat, Mario Gomez: Ini Gila, Keterlaluan!

Mario Gomez menilai sanksi dari Komdis PSSI terhadap Persib terlalu berlebihan. - Image

Mario Gomez menilai sanksi dari Komdis PSSI terhadap Persib terlalu berlebihan.

JawaPos.com - Buntut kematian Haringga Sirla, suporter Persija yang meninggal akibat pengeroyokan di area parkir Stadion Gelora Bandung Lautan Api, berimbas sangat buruk bagi Persib Bandung. Persib mendapat hukuman berat dari Komdis PSSI. Tidak hanya tim saja, melainkan pemain, panpel, hingga Bobotoh pun turut dikenai sanksi.


Selain kasus kematian Haringga, pertandingan Persib vs Persija pun sangat panas di dalam lapangan. Berbagai insiden kerap terjadi dari menit awal hingga akhir laga. Inilah yang kemudian 'memancing' Komisi Disiplin PSSI untuk memberikan hukuman berantai bagi Maung Bandung.


Saat ditanya soal sanksi berat ini, pelatih Persib, Mario Gomez enggan berbicara lebih jauh. Karena saat ini dirinya akan berkomunikasi terlebih dahulu dengan manajer Umuh Muchtar.


"Saya enggak mau bicara apa-apa sebelum ada obrolan dengan Umuh. Jika ini sudah pasti, baru saya bicara. Saat ini saya tidak akan bicara," kata Gomez di Jalak Harupat, Bandung, Selasa (2/10).


Sanksi berat yang diberikan akibat adanya pengeroyokan, Persib harus bermain kandang di luar Pulau Jawa hingga akhir musim 2018. Ditambah, Bobotoh pun mendapatkan hukuman larangan menonton seluruh pertandingan Persib Bandung hingga paruh musim pertama Liga 1 2019.


Tak hanya itu, beberapa pemain seperti Ezechiel Ndouassel, Jonathan Bauman, Bojan Malisic, dan Ardi Idrus pun ikut disanksi karena dianggap melakukan pelanggaran di lapangan. Atas saksi yang berat itu, Gomez anggap tidak adil dan terlalu berlebihan. Ezechiel, Bauman, dan Malisic dilarang tampil untuk beberapa pertandingan.


"Jika ini benar soal sanksi pemain dan lainnya, maka ini gila. Ini keterlauan, saya enggak mau main kalau seperti ini," ketusnya.


Pelatih asal Argentina pun mempertanyakan pelanggaran yang dilakukan tim dan suporter lainnya. Sebab bukan hanya Persib, tim-tim lain pun pernah melalukan pelanggaran. Seperti adanya suporter masuk ke lapangan dan lainnya, namun tidak dikenakan sanksi berat.


"Kenapa harus Persib Bandung yang kena ini? Ini tidak tahu malu, terlalu banyak sanksi. Saya akan bicara dengan manajemen karena kita belum tahu apa-apa," tutupnya. 

Editor: Agus Dwi W
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore