alexametrics
Liga 1 2019

Rezaldi dan Al Hamra, Kakak Beradik Bek Sayap Kiri dan Kanan Persija

2 Juli 2019, 17:46:48 WIB

JawaPos.com – Tidak banyak kakak-adik yang meraih kesuksesan bersama dalam tim yang sama. Kesuksesan itu kini dirintis oleh dua pemain muda kakak-adik, Rezaldi Hehanussa dan Al Hamra Hehanussa, di Persija Jakarta.

Rasa bangga dan senang menyeruak dalam dada Rezaldi Hehanussa saat menyaksikan pertandingan Persija Jakarta melawan tuan rumah Persela Lamongan pada 22 Juni lalu di Stadion Surajaya.

Bukan hanya karena Macan Kemayoran –julukan Persija– mampu menahan imbang Persela di kandangnya yang terkenal angker bagi tim tamu. Tetapi, ada satu nama dalam starter line-upPersija yang begitu dekat dengannya di posisi bek kanan. Nama tersebut tidak lain adalah Al Hamra Hehanussa, adik Rezaldi. Sosok yang selama ini banyak bertanya kepadanya dalam urusan bermain sepak bola.

Persija Jakarta

Seperti kebanyakan The Jakmania –suporter Persija–, tidak ada yang menyangka pelatih baru Persija Julio Banuelos bakal memasukkan nama Al Hamra. Selain belum pernah sekali pun turun bersama Persija, baik di Liga 1 maupun turnamen pramusim, pesepak bola 19 tahun tersebut menjadi starter menggantikan posisi kapten Persija Ismed Sofyan yang cedera. Posisi cukup sentral di tim.

Meski hanya bermain 45 menit, debutnya di Liga 1 itu cukup memuaskan. Rezaldi pun memuji penampilan adiknya tersebut. ’’Akhirnya diberi kesempatan juga bermain. Intinya jangan cepat puas, tetap belajar, dan terus kerja keras,’’ ujarnya.

Nah, berada di tim yang sama, Bule –sapaan Rezaldi– menuturkan bahwa dirinya sama sekali tidak merasa tersaingi Al Hamra. Bukan karena keduanya beda posisi –Rezaldi di bek kiri dan Al Hamra bek kanan. Namun, pemain berusia 23 tahun tersebut lebih menekankan karena keduanya adalah saudara. ’’Sama Adik tidak mungkin saingan, ya.Malah harus saling mendukung,’’ sambungnya.

Dalam keluarga, Rezaldi adalah anak pertama di antara tiga bersaudara dan Al Hamra nomor tiga.

Persija bukanlah tim pertama bagi dua putra pasangan Harjo Hehanussa dan Nurhayati itu bermain bersama. Sebelumnya, Rezaldi dan Al Hamra pernah satu kostum di Persitangsel pada 2015–2016. Mereka juga alumni SSB (sekolah sepak bola) yang sama. Yaitu Villa 2000.

Walau begitu, karena lebih tua, hingga saat ini Rezaldi sering memberikan nasihat kepada Al Hamra. ’’Ya agar lebih baik ke depannya,’’ ungkap pemain yang pernah membela timnas Indonesia di ajang Asian Games 2019 itu.

Al Hamra ketika ditanya Jawa Pos membenarkan hal itu. Bahkan, setiap latihan sang kakak tidak pernah lelah memberikan motivasi. ’’Saya juga disuruh latihan tambahan kalau di rumah,’’ terangnya.

Pemain kelahiran 1 Juli 1999 itu mengatakan tidak ada rasa canggung satu tim dengan sang kakak. Setim dengan pemain andalan Persija dan punya banyak fans. Yang jelas, bagi Al Hamra, Rezaldi adalah kakaknya. Sosok yang banyak menularkan ilmu sepak bola kepadanya.

Apalagi, dukungan keluarga agar Al Hamra bisa satu tim bersama Persija cukup besar. Orang tuanya kerap berdoa agar keduanya bisa bermain bersama berkostum Persija suatu saat. ’’Saya berambisi untuk bisa bermain terus. Tapi, itu urusan pelatih. Saya kerja keras saja,’’ bebernya.

Dia juga tidak menampik adanya keinginan besar bisa bersama-sama bertarung bersama sang kakak di lapangan. Al Hamra di kanan, Rezaldi di kiri. Bersama-sama ikut membawa Persija meraih kesuksesan. ’’Untuk saat ini harapan saya adalah karir di Persija bisa panjang dan punya banyak jam terbang. Saya menantikan juga bisa bermain bareng sama Bule (Rezaldi),’’ harapnya.


Persembahan untuk Suporter Indonesia

Pada ulang tahun ke-70, Jawa Pos mempersembahkan logo khusus untuk suporter sepak bola Liga 1. Logo-logo tersebut kreasi dari tim desain dan ilustrasi Jawa Pos dalam menerjemahkan filosofi klub serta para pendukungnya. Logo-logo itu dapat diunduh secara bebas di link berikut ini: https://logofansfc.jawapos.com/

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : Rid/ali

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads