
Barcelona
JawaPos.com - Tahun depan, portero FC Barcelona Marc-Andre ter Stegen bisa sejajar dengan Manuel Neuer, penjaga gawang seniornya di timnas Jerman.
Sama-sama mengenakan ban kapten di klub masing-masing.
Ter Stegen telah masuk dalam daftar kapten setelah gelandang jangkar Sergio Busquets, gelandang/bek kanan Sergi Roberto, dan bek kiri Jordi Alba.
”Kami memiliki kapten keempat yang jadi milik Ter Stegen,” kata entrenador Barca Xavi Hernandez dalam konferensi pers tadi malam (30/12) WIB seperti dilansir Football Espana.
Ada beberapa aspek yang membuat Ter Stegen masuk dalam opsi pemegang ban kapten Barca.
Antara lain senioritas. Kiper 30 tahun tersebut sudah membela Barca sejak 2014. Selain itu, Ter Stegen punya pengalaman menjabat kapten di Barca.
Musim ini Ter Stegen mengenakan ban kapten sejak menit awal ketika menghadapi Real Sociedad dalam jornada kedua La Liga di Reale Arena (22/8).
”Saya merasa ini (menunjuk Ter Stegen jadi kapten, Red) adalah keputusan terbaik jika didasarkan pada pengalaman dan senioritasnya,” kata Xavi.
Dipilihnya Ter Stegen sebagai kapten keempat ditengarai juga merupakan upaya menyiapkan kapten utama yang baru musim depan.
Apalagi setelah ditinggal pergi Busquets akhir musim ini. Busquets telah mendapat tawaran menggiurkan dari klub yang juga menggoda Cristiano Ronaldo, Al Nassr FC.
Sementara Roberto sudah mulai tersisih dari pilihan reguler. Alba? Dengan usia menapak 33 tahun, sulit melihatnya ada di setiap pertandingan Barca.
Khususnya ketika Barca melakoni pertandingan lebih dari sekali dalam sepekan. Alhasil, Ter Stegen yang selalu reguler bermain lebih cocok untuk dijadikan kapten.
Dalam wawancaranya dengan Mundo Deportivo, Ter Stegen mengaku banyak terinspirasi oleh Busquets sebagai acuan kapten ideal. ”Sergio (Busquets) tahu yang harus dia lakukan untuk menenangkan pikiran kami di dalam maupun di luar ruangan,” tuturnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Thailand vs Singapura di Semifinal Piala AFF 2026, Gajah Perang Unggul Agregat 3-1
