alexametrics

Olok-Olok kepada Dua Rekrutan Termahal Chelsea

16 September 2020, 18:36:36 WIB

JawaPos.com-Meski sukses meraih kemenangan dalam laga pertama musim ini, komentar negatif tertuju pada performa dua pemain Chelsea. Kebetulan, keduanya adalah pemilik predikat termahal.

Gelandang serang yang menjadi rekrutan termahal musim panas Kai Havertz dan kiper termahal dunia Kepa Arrizabalaga.

Havertz yang direkrut dari Bayer Leverkusen dengan nilai transfer GBP 71 juta (Rp 1,36 triliun) sejatinya tidak tampil buruk-buruk amat. Berdasar rapor versi WhoScored, gelandang serang 21 tahun itu masih lebih baik daripada tiga rekannya di starting XI.

Bermain selama 80 menit, Havertz mencatat sekali operan kunci.

Namun, ada operan lain yang rupanya lebih diingat fans Chelsea. Misalnya, yang terjadi pada menit ke-53. Yakni, ketika operan jauh Havertz di sisi kanan pertahanan Chelsea ke sisi kiri pertahanan The Blues terbuang sia-sia.

Sebab, tidak jelas siapa yang ingin diumpan Havertz. Laju bola berada di antara bek tengah Kurt Zouma dan bek kiri Marcos Alonso. Operan konyol itu tak pelak menjadi olok-olokan di media sosial. ”Operan ala Mesut Oezil,” tulis The Sun mengutip sindiran dari warganet.

Kenapa Oezil? Sebab, gaya bermain Havertz mirip gelandang serang Arsenal tersebut. Oezil pun berasal dari Jerman dan pembelian termahal klub, tetapi performanya terus menurun dalam tiga musim terakhir.

Semakin menyesakkan bagi Havertz. Sebab, semenit dari ”operan Oezil” tersebut, Brighton & Hove Albion menyamakan kedudukan melalui tendangan jarak jauh winger Leandro Trossard. Gol itu pula yang membuat Kepa dihujani kritik oleh para pandit.

Sebab, ada statistik buruk Kepa terkait dengan kebobolan seperti itu. Sejak bergabung dengan Chelsea pada 2018, kiper 25 tahun tersebut kebobolan 19 gol dari tendangan jarak jauh di Premier League. Tidak ada kiper Premier League lainnya yang lebih buruk dalam periode yang sama.

Jamie O’Hara di talkSPORT sampai menjuluki Kepa sebagai kiper dengan lengan cokelat (lembek). Jurnalis Inggris Richard Jolly menyebutkan bahwa Kepa kebobolan sembilan kali dari 13 tembakan terakhir yang mengarah kepadanya di Premier League. ”Anda tidak akan menjuarai Premier League tanpa kiper hebat,” sentil pandit Sky Sports Gary Neville.

Meski begitu, pelatih Chelsea Frank Lampard tetap membela Kepa. ”Saya tetap melihat ada kepercayaan diri tinggi dalam dirinya. Saya bahagia dengan dia,” tuturnya kepada The Telegraph.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : io/c14/dns




Close Ads