
Photo
JawaPos.com – Biasanya, pemain yang sudah berada di ujung karier memilih kembali ke negara kelahirannya.
Musim ini ada sederet nama yang melakukannya. Salah satunya adalah Diego Costa.
Eks striker Atletico Madrid dan Chelsea itu meninggalkan Eropa menuju tanah kelahirannya, Brasil.
Costa yang kini berusia 32 tahun resmi bergabung dengan Atletico Mineiro. Klub yang kini memuncaki Campeonato Brasileiro Serie A itu bermarkas di Belo Horizonte.
Kota yang berjarak 1.482,5 kilometer dari kota kelahiran Costa, Lagarto. ”Di sini (Brasil) aku ingin mengembalikan kepercayaan diriku,” ucap Costa dalam wawancara dengan TV Galo.
Costa sempat dilanda frustrasi karena delapan bulan berstatus tanpa klub.
Kontraknya di Atletico resmi diakhiri pada 29 Desember 2020. Rentan cedera sekaligus indisipliner merupakan alasan Los Colchoneros memilih berpisah dari striker berjuluk The Beast tersebut.
”Sekarang kondisiku (fisik) lebih baik. Aku yakin tak akan terbentur lagi dengan masalah tersebut (rentan cedera, Red),” klaim Costa yang sebelumnya memang belum pernah bermain di klub Brasil.
Di Galo, julukan Atletico Mineiro, Costa tetap menuai apresiasi.
Seperti yang ditulis Super Esportes, negosiasi yang berjalan sepekan terakhir memberi The Beast kontrak berdurasi 16 bulan atau sampai akhir Desember 2022.
Gaji Costa pun termasuk yang tertinggi di Galo. Yaitu, BRL 2 juta (Rp 5,48 miliar) per bulan.
Bayaran itu menyamai gaji yang diperoleh striker utama Galo Givanildo Vieira de Sousa atau yang dikenal dengan Hulk.
Menurut Presiden Galo Sergio Coelho, Costa layak digaji mahal karena bakal mendongkrak popularitas klub.
”Kami ingin menambah jumlah socios kami sampai lebih dari 100 ribu orang,” kata Coelho kepada Globo Esporte. Sejauh ini, jumlah socios yang dimiliki Galo masih berkisar 67 ribu orang.
Selain Diego Costa, Radja Nainggolan juga memutuskan kembali ke negerinya musim panas ini. Bukan Indonesia (karena berdarah Batak), melainkan Belgia.
Kemarin (15/8) Radja meninggalkan Inter Milan untuk berlabuh ke Royal Antwerp. Klub asal kota kelahirannya, Antwerp.
Photo
Radja Nainggolan juga memperkuat klub dari negara kelahirannya, Royal Antwerp. (Royal Antwerp AC)
Meski allenatore Inter tidak lagi diduduki Antonio Conte, Radja tetap tidak dilirik allenatore baru Nerazzurri, Simone Inzaghi.
Dua musim terakhir, gelandang 33 tahun itu selalu dipinjamkan ke Cagliari Calcio.
Sama dengan Diego Costa, Radja belum pernah bermain di Belgia. Karier profesional pertamanya sudah dimulai di Italia bersama Piacenza Calcio pada 2005.
”(Aku ingin) membuat namaku sedikit lebih besar lagi di Belgia,” gurau Radja saat diresmikan sebagai pemain baru Royal Antwerp kepada Het Laatste Nieuws.
Jalan Diego Costa dan Radja bisa diikuti bek SSC Napoli Kostas Manolas. Saat ini Manolas dilaporkan masuk bidikan klub raksasa Yunani, Olympiakos.
Klub berjuluk Thrylos tersebut adalah klub terakhir Yunani yang diperkuat Manolas (2013–2014) sebelum bertualang ke Serie A.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
