Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 9 Agustus 2021 | 16.00 WIB

Messi Menangis Saat Pamitan, Akui Salary Cap Jadi Masalahnya

Photo - Image

Photo

JawaPos.com – Era itu benar-benar berakhir. Romantisme Lionel Messi selama 21 tahun (dihitung sejak masuk akademi La Masia) dengan FC Barcelona tidak bisa dipertahankan lagi.

Air mata Messi pun tak tertahankan saat menggelar konferensi pers perpisahan di Camp Nou kemarin (8/8). Messi mengaku bahwa regulasi tentang salary cap atau pembatasan gaji pemain di La Liga membuat kebersamaannya dengan Barca terbentur tembok.

Padahal, striker 34 tahun Argentina itu sudah sepakat tentang kontrak baru dengan potong gaji 50 persen atau menjadi EUR 35,5 juta (Rp 599,3 miliar) per musim.

”Kami sudah mengupayakan segala cara karena aku masih ingin bertahan. Tahun lalu aku memang tidak ingin bertahan. (Tetapi) ketika tahun ini aku menginginkannya (bertahan), situasinya malah seperti ini,” ungkap Messi sembari mengusap air matanya dengan tisu seperti dilansir Mundo Deportivo.

Messi yang didampingi sang istri, Antonela Roccuzzo, dan tiga anaknya juga telanjur nyaman tinggal di Barcelona. ”Ketika aku kembali dari liburan, semuanya sudah selesai. Kontrakku sudah beres. Tapi, begitu berurusan dengan aturan La Liga, semuanya menjadi berantakan,” beber pemilik julukan La Pulga alias Si Kutu tersebut.

Usai konferensi pers, Messi berpamitan dengan rekan setimnya yang hadir dalam acara tersebut. Dia juga berbincang dengan dua mantan kapten Barca sekaligus eks rekan setimnya, Xavi Hernandez serta Carles Puyol.

Setelah itu, dia berfoto bersama 35 trofi yang pernah dimenangkannya selama berkostum Blaugrana.

Editor: Candra Kurnia Harinanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore