
Roberto Mancini bakal melakoni debut sebagai pelatih Timnas Italia dalam sebuah pertandingan kompetitif resmi.
JawaPos.com - Pertemuan antara Italia dengan Polandia menjadi debut pelatih di kedua tim dalam sebuah pertandingan resmi. Karena laga ini adalah bagian dari kompetisi UEFA Nations League. Sebuah liga yang mempertemukan seluruh negara-negara di Eropa.
Bagi pelatih Timnas Italia, Roberto Mancini, laga yang akan berlangsung di Stadion Renato Dall'Ara, Bologna, Sabtu (8/9) dini hari nanti pasti memberi emosional yang kuat. Pasalnya, di stadion ini lah Mancini memulai karirnya sebagai pesepak bola di usia 16 tahun.
"Saya melakukan debut di sini pada usia 16 tahun, dan besok kembali di Dall'Ara akan ada sebuah hal pertama bagi saya. Laga kompetitif pertama untuk meraih tiga poin bagi Italia," ucap Mancini, dilansir Channelnewsasia."Dulu saya merasakan emosi yang bagus, dan nanti akan ada emosi yang lebih besar lagi."
Untuk bisa mencapai hasratnya meraih tiga poin pertama di ajang resmi bersama Gli Azzurri, Mancini memilih jalan dengan lebih banyak mempercayai pemain muda. Hal ini tak lepas dari hasil apik Timnas Italia U-17 dan U-19 di level regional. Membuat pelatih 53 tahun itu menyukai gagasan pembaruan tim.
Pada Piala Dunia U-20 tahun lalu di Korsel, Azzurri muda berhasil menapak ke semifinal. Lantas pada Euro U-17 Mei lalu, Italia masuk ke final namun kalah dalam adu penalti lawan Belanda 1-4 setelah di waktu normal terjadi skor imbang 2-2. Sedangkan pada Euro U-19 di Finlandia Juli lalu, Italia finis sebagai runner-up. Di final Italia kalah 3-4 oleh Portugal di extra time.
Bintang Italia di Finlandia, Nicola Zaniolo mendapat berkah atas penampilan apiknya. Pemain 19 tahun itu masuk dalam 30 nama yang dibawa Mancini di UEFA Nations League ini.
“Saya kira Zaniolo memiliki kualitas yang mumpuni. Dia bisa sukses di kejuaraan sekelas Euro U-19 dan pemain bagus seperti dia memang layak bermain,” kata Mancini kepada Football Italia.
Selain Zaniolo, sejumlah pemain di bawah 23 tahun yang digadang-gadang bakal jadi kekuatan Italia di masa depan ikut dipanggil. Sebut saja Federico Chiesa (winger/20 tahun), Lorenzo Pellegrini (gelandang/22 tahun), Nicolo Barella (gelandang/21 tahun), dan tentu saja Gianluigi Donnarumma (kiper/19 tahun).
Dari barisan nama pemain muda yang dibawa Mancini ini, nama Donnarumma, Chiesa, dan Pellegrini punya kans besar buat tampil. Entah sebagai starter ataupun sebagai pemain pengganti. Dan menurut Football Italia, Mancini mungkin akan memainkan 4-3-3 dalam menghadapi Polandia ini.
“Kami memiliki pemain berpengalaman dan pemain muda yang menginjeksi banyak kekuatan pada kami. Meski kami harus berjuang mati-matian menemukan kekuatan kami melawan tim-tim besar,” tutur Mancini dalam situs resmi UEFA.
Di sisi lain, tak hanya Mancini yang menjalani debut. Pelatih Polandia Jerzy Brzeczek juga akan mengawali karirnya sebagai pelatih Timnas Polandia menggantikan Adam Nawalka yang mundur usai Piala Dunia 2018 lalu.
Dibandingkan Mancini yang berani memanggil sederetan pemain muda, pelatih anyar Polandia Jerzy Brzeczek cenderung memilih 'jalur aman'. Melihat 27 nama pemain yang dipanggil Brzeczek, tak satupun berusia di bawah 20 tahun. Pemain termuda yang bergabung adalah Adam Dzwigala (bek/22 tahun).
Namun, Brzeczek punya sejumlah 'mata-mata' di skuad yang dipanggilnya saat ini. Ada 8 pemain Polandia yang saat ini masih aktif bermain di Serie A Italia. Di antaranya kiper Wojciech Szczcsny, gelandang Piotr Zielinski (Napoli), Karol Linetty (Sampdoria), dan striker Napoli Arkadiusz Milik.
“Sangat menarik situasi bagi kami karena lawan kami Italia juga memiliki pelatih baru. Dan pertandingan ini menjadi awal mula saya dan saya siap menghadapi Italia,” ucap Brzeczek kepada UEFA.
Perkiraan Susunan Pemain

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
