JawaPos Radar

Liga 1 2018

Ditangani Djanur, Persebaya Langsung Berani Bicara Juara

07/09/2018, 09:45 WIB | Editor: Agus Dwi W
persebaya surabaya
Di bawah penanganan Djanur, Persebaya optimistis bisa raih hasil terbaik di Liga 1 2018. (Angger Bondan/Jawa Pos)
Share this image

JawaPos.com - Keberadaan Djadjang Nurjaman bersama Persebaya memang baru seumur hjaung. Eks pelatih Persib Bandung ini baru dua kali memimpin latihan rutin skuad Persebaya Surabaya. Bahkan Djanur baru akan memimpin laga Persebaya pada pekan depan.

Akan tetapi, manajemen Green Force - julukan Persebaya - sudah berani menaruh harapan tinggi pada pelatih asal Majalengka itu. Djanur - sapaan karib sang pelatih - diharapkan mampu membawa Persebaya kembali berjaya.

"Target tetap yang terbaik. Kalau bisa juara, ya (kami ingin) juara. Sebab secara matematis kan peluang (juara) masih memungkinkan," kata manajer Persebaya, Candra Wahyudi, Kamis (6/9).

Secara hitung-hitungan di atas kertas, peluang Persebaya dalam meraih gelar belum sepenuhnya tertutup. Saat ini, Green Force memang berada di papan bawah. Irfan Jaya dan kolega terpaku di posisi ke-13 dengan torehan 25 poin. Terpaut 10 poin dari Persib Bandung yang ada di puncak klasemen.

Dengan sisa 14 laga, di atas kertas memang masih sangat mungkin bagi Persebaya mengejar Persib. Tapi, hal itu jelas bukan perkara gampang. Manajemen harus ingat fakta bahwa prestasi Djanur musim ini cukup buruk. Di bawah kendalinya, PSMS Medan terperosok di dasar klasemen Liga 1.

Dari 15 laga, Djanur hanya mampu lima kali meraih kemenangan. Sepuluh laga sisanya selalu kalah. PSMS pun kebobolan 28 gol dan hanya mencetak 15 gol saja. Prestasi yang akhirnya membuat Djanur terdepak dari posisi pelatih Ayam Kinantan tepat di pekan ke-15.

Djanur memang punya target tinggi. Tapi, belum pernah menyinggung soal kans menjadi juara. Mantan pelatih Persib itu memilih fokus untuk persiapan laga terdekat kontra PS Tira (11/9). Dalam latihan rutin di lapangan Jenggolo, Sidoarjo, Kamis (6/9) kemarin, dia sudah mulai fokus memberi latihan taktikal.

Djanur tampaknya enggan membuang waktu. Sebab dia hanya punya sisa empat hari lagi untuk mempersiapkan tim.

"Saya memang punya waktu yang singkat. Tapi, tim ini kan sudah jalan sebelum saya datang. Saya pikir tidak ada masalah," kata Djanur.

(gus)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up