Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 16 Mei 2026 | 22.55 WIB

Kylian Mbappe Lebih Nyaman Dilatih Xabi Alonso Ketimbang Arbeloa?

Kylian Mbappé (Bein Sports) - Image

Kylian Mbappé (Bein Sports)

JawaPos.com - Situasi Kylian Mbappe di Real Madrid tampaknya semakin rumit. Di tengah hubungannya yang dikabarkan memburuk dengan pelatih saat ini, Álvaro Arbeloa, penyerang asal Prancis itu justru terang-terangan menunjukkan kekagumannya kepada mantan pelatih Los Blancos, Xabi Alonso.

Alonso, yang meninggalkan Real Madrid lewat “kesepakatan bersama” pada pertengahan Januari lalu, saat ini masih berstatus tanpa klub. Namanya pun mulai dikaitkan dengan beberapa tim besar Eropa, termasuk Chelsea yang disebut sedang mempertimbangkannya bersama pelatih Bournemouth, Andoni Iraola. Namun, yang paling menarik justru datang dari komentar Mbappé sendiri.

Mbappe Puji Xabi Alonso Secara Terbuka

Melansir Empire of the Kop, dalam wawancara terbarunya, Mbappé berbicara soal situasinya di Madrid sekaligus memberikan sinyal bahwa ia memiliki hubungan yang jauh lebih baik dengan Alonso dibandingkan dengan Arbeloa.

“Saya baik-baik saja, saya 100 persen sehat,” kata Mbappé kepada wartawan. “Saya tidak bermain karena pelatih [Arbeloa] memberi tahu saya bahwa saya adalah penyerang pilihan keempat dalam skuad setelah [Franco] Mastantuono, Vinicius [Junior] dan Gonzalo. Saya menerimanya dan bermain sesuai waktu yang diberikan. Saya rasa saya bermain dengan baik.”

“Saya sudah siap untuk bermain sebagai starter. Saya tidak marah kepada manajer. Anda harus selalu menghormati keputusan pelatih. Saya akan bekerja keras untuk kembali ke starting lineup.”

Meski terdengar diplomatis, pernyataan itu tetap terasa seperti sindiran halus terhadap Arbeloa, terutama karena status Mbappé sebagai salah satu pemain terbesar di dunia.

Di sisi lain, kedekatannya dengan Alonso memang bukan rahasia. Selama Alonso menangani Madrid, Mbappé disebut merasa lebih dipercaya dan diberi kebebasan yang lebih besar dalam sistem permainan.

Statistik Alonso Jadi Bukti

Kalau bicara angka, sulit membantah bahwa Xabi Alonso memang memberikan dampak besar. Selama menangani Bayer Leverkusen, Alonso mencatat: 89 kemenangan, 32 hasil imbang dan 19 kekalahan. Rata-rata 2,14 poin per pertandingan. Sementara selama singkat menangani Real Madrid, catatannya bahkan lebih impresif: 24 kemenangan, 4 hasil imbang, dan 6 kekalahan. Rata-rata 2,24 poin per pertandingan.

Sebagai perbandingan, sejak Arbeloa mengambil alih, rata-rata poin Madrid turun menjadi 1,92 per pertandingan. Tak heran jika sebagian pemain masih merindukan metode Alonso.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore