
Hery Kiswanto pernah merasakan sakitnya dituduh melakukan sepak bola gajah saat menangani PSS Sleman.
JawaPos.com - Tekanan berat yang dirasakan pemain PS Mojokerto Putra, Krisna Adi Darma, juga pernah dialami Hery Kiswanto. Eks pelatih PSS Sleman ini sempat dituduh dan dapat hukuman Komdis karena dianggap jadi bagian dari pengaturan skor saat melawan PSIS Semarang pada 2014 silam.
Meski akhirnya hukuman seumur hidup Hery Kiswanto telah dicabut, dia tak begitu saja bisa mudah melupakan beban berat akibat sanksi Komdis. Karena itu, Herkis-sapaan karib Hery Kiswanto-bisa merasakan tekanan yang dirasakan Krisna. ’’Saya sudah diampuni karena memang tidak terbukti. Kalau Krisna jelas sekali itu,’’ ucapnya.
Herkis tidak menyalahkan apa yang dilakukan Krisna. Dia sadar, mantan pemain PSIM Jogjakarta itu tidak akan melakukan tendangan penalti ngawur tanpa alasan ketika melawan Aceh United. ''Pasti ada yang menyuruhnya dan bukan orang sembarangan,'' ujarnya.
Nah, dalang inilah yang harus diungkap. Sebab, ini bisa makin membuka siapa aktor di balik layar dalam skandal pengaturan skor di sepak bola Indonesia. ’’Jangan hanya kami yang jadi korban. Mereka juga harus diusut dan diadili,’’ tegasnya.
Herkis yang pernah merasakan sakitnya dituduh jadi pelaku sepak bola gajah, sempat memutuskan beristirahat dari aktivitas di lapangan hijau. Pada awal musim Liga 2 ini misalnya. Dia memilih mundur dari PSS Sleman karena melihat klub berjuluk Super Elang Jawa itu akan melakukan ‘hal-hal tidak baik’ lagi.
’’Saya memilih mundur agar lebih tenang. Saya tidak mau mencoreng nama saya dengan hal-hal seperti itu lagi,’’ terangnya.
Adanya Satgas Anti Mafia Bola jadi salah satu harapan bagi Herkis. Dia melihat satgas yang langsung dipimpin oleh Kapolri ini tidak akan tebang pilih.
Dia juga berharap PSSI bisa berubah. Bisa benar-benar melihat mana pemain atau pelatih yang hanya jadi ‘korban’ ataupun ‘dalang’.
’’Jangan sampai ada keputusan yang salah lagi. Ini bukan hanya bicara profesi, tapi juga harga diri kami di mata masyarakat dan keluarga,’’ pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
