
Leicester menjadi tim pertama yang tetap clean sheet di empat laga awal
JawaPos.com - Salah satu debutan di Liga Champions, Leicester City membuat sejarah apik saat mereka bermain imbang 0-0 kontra Kobenhavn pada matchday keempat Liga Champions, Kamis (3/11).
The Foxes menjadi tim pertama sepanjang sejarah Liga Champions yang mampu menahan gawangnya dari kebobolan pada empat pertandingan pertama di fase grup.
Tak hanya Leicester, Kobenhavn juga sukses membuat catatan apik. Hasil imbang ini terus menjaga rekor tak terkalahkan wakil Denmark tersebut di kandang menjadi 31 pertandingan sejak Agustus 2015 lalu.
Manajer Leicester, Claudio Ranieri mengaku puas dengan hasil yang diraih tim asuhannya tersebut. Meskipun dirinya kurang senang dengan penampilan Leicester di babak pertama.
"Kobenhavn mengawali pertandingan seperti yang kami ekspektasikan. Sementara kami bermain lebih baik di babak kedua. Ini adalah poin yang bagus dari kandang lawan melawan tim yang sangat bagus. Saya puas," kata Ranieri seperti diberitakan situs resmi UEFA.
Apa yang dikatakan Ranieri sepertinya memang masuk akal. Pasalnya, secara statistik Leicester memang kalah dari Kobenhavn.
Melasir Whoscored, Kobenhavn hampir menguasai seluruh aspek pertandingan. Mereka menguasai bola sebanyak 56 persen sementara Leicester hanya 44 persen.
Kemudian dari jumlah tembakan, Kobenhavn juga unggul dengan melepaskan 18 tendangan dan dua mengarah ke gawang. Sedangkan Leicester melakukan 11 kali percobaan dan hanya satu yang mengarah ke gawang.
Dengan hasil ini, Leicester masih memimpin klasemen sementara Grup G dengan 10 poin. Secara tidak langsung, perjalanan The Foxes di Eropa dipastikan akan berlanjut, karena posisi ketiga menjadi kemungkinan terburuk Leicester untuk finis di grup tersebut. (zul/JPG)
SUSUNAN PEMAIN
Kobenhavn (4-4-2): 31-Robin Olsen; 22-Peter Ankersen, 25-Mathias Joergensen, 5-Erik Johansson, 3-Ludwig Augustinsson; 7-Benjamin Verbic (17-Kasper Kusk 83'), 6-William Kvist, 8-Thomas Delaney, 33-Rasmus Falk (24-Youssef Toutouh 65'); 19-Federico Santander, 11-Andreas Cornelius
Pelatih: Staale Solbakken
Leicester City (4-4-2): 1-Kasper Schmeichel; 2-Luis Hernandez, 5-Wes Morgan, 6-Robert Huth, 28-Christian Fuchs; 26-Riyad Mahrez, 13-Daniel Amartey, 4-Danny Drinkwater, 15-Jeffrey Schlupp (20-Shinji Okazaki 71'); 9-Jamie Vardy, 7-Ahmed Musa
Manajer: Claudio Ranieri

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
