
Ilustrasi
JawaPos.com - Gagalkan Barcelona! Itulah inti dari percakapan seorang hakim garis dan anggota Komite Teknis Perwasitan RFEF, Jose Angel Jimenez Munoz de Morales.
Percakapan itu terkait dengan duel El Clasico pada 22 November mendatang.
Kesimpulan dari percakapan itu adalah, hakim garis diminta menjegal Barcelona. Nah, hakim garis yang enggan disebutkan namanya kemarin mulai 'bernyanyi'.
Dia melaporkan pesan dari Morales itu kepada penyelidik di Barcelona.
Kepada Cadena COPE, si hakim garis mengaku dipaksa untuk menuruti instruksi itu. Kalau membangkang, karirnya bakal dihabisi. Sayangnya, laporan itu tak disertai rekaman pembicaraan telepon.
Namun, kuasa hukum yang mendampingi si hakim garis, Jacinto Vicente membeberkan fakta lain. Menurutnya, telepon kepada kliennya itu terjadi pertengahan September lalu.
"Si penelepon berkata bahwa klien saya akan termasuk dalam tim wasit untuk laga El Clasico," sebut Vicente kepada Sport.
Rumor di Spanyol memang sudah santer menyebut, kalau susunan wasit untuk El Clasico sudah ada. Di mana, wasit yang memimpin nanti adalah Jose Luiz Gonzalez.
Sebelumnya, Real juga sempat mendapat sindiran dari Diego Simeone. Pelatih Atletico Madrid itu menilai kalau musim ini Real menjadi tim 'kesayangan' wasit.
Rafael Benitez menanggapi komentar itu dengan santai.
"Saya tidak punya banyak hal untuk disampaikan," kata Benitez kepada Marca.
"Lihat saja apa yang terjadi pada statistik pertandingan musim ini. Ada begitu banyak penalti yang diberikan untuk semua tim. Fakta ini membuat saya tak perlu lagi berkomentar," paparnya. (ren/bas/JPG)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
