Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 14 Oktober 2026 | 17.08 WIB

Timur Tengah Memanas, PSSI Cari Lawan Alternatif Timnas Indonesia pada FIFA Matchday November

Menpora Erick Thohir hadir di peresmian Rumah Indonesia Asian Games 2026. (Kemenpora) - Image

Menpora Erick Thohir hadir di peresmian Rumah Indonesia Asian Games 2026. (Kemenpora)

JawaPos.com - PSSI membuka opsi mencari lawan tanding alternatif bagi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday November 2026 menyusul situasi keamanan Timur Tengah yang belum kondusif. Federasi akan memantau perkembangan beberapa hari ke depan sebelum menentukan kelanjutan agenda yang telah direncanakan. 

Rencananya, Timnas Indonesia akan menghadapi Yordania pada 13 November 2026 di Stadion Nasional Amman. Setelah itu, armada John Herdman akan kembali melawan salah satu negara Timur Tengah lainnya, antara Kuwait dan Uni Emirat Arab. 

Uji coba tersebut terasa cukup krusial. Pasalnya, pertandingan itu menjadi bagian dari persiapan Timnas Indonesia menuju Piala Asia 2027 di Arab Saudi pada Januari mendatang.

Masalahnya, kondisi di Timur Tengah saat ini sedang tidak kondusif. Pada akhir pekan lalu, bandara utama Arab Saudi di Riyadh terkena serangan rudal dari milisi Houthi yang menewaskan 12 orang. 

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) sekaligus Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengatakan pihaknya akan menghubungi negara-negara yang sebelumnya telah menyepakati pertandingan dengan Timnas Indonesia. Langkah itu dilakukan untuk memastikan kondisi keamanan di lokasi pertandingan sebelum mengambil keputusan.

“Dalam satu hingga dua hari ke depan, kami akan menghubungi negara-negara yang sebelumnya sudah menyepakati pertandingan untuk mengetahui bagaimana kondisi keamanan di sana,” kata Erick kepada wartawan, dikutip Rabu (14/10).

Erick menegaskan, keselamatan pemain dan pelatih menjadi pertimbangan utama dalam menentukan kelanjutan agenda FIFA Matchday November. Jika situasi keamanan tidak memungkinkan, PSSI akan mencari lawan tanding dari negara lain.

“Kalau kondisinya ternyata tidak kondusif, terpaksa kami harus mencari lawan tanding lain di negara lain,” ujarnya.

Erick mengakui, kondisi tersebut membuat persiapan Timnas Indonesia menjadi lebih kompleks karena waktu menuju FIFA Matchday November tinggal sekitar satu bulan. Ia juga menyebut Australia dan Korea Selatan tengah mempertimbangkan situasi serupa untuk agenda pertandingan mereka.

Editor: Banu Adikara
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore