
Pesepak bola Tiimnas Indonesia Mitchell Baker dalam pertandingan melawan Singapura pada penyisihan Grup A Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (25/9/2026). Mitchell Baker dan Teerasak Poeiphimai menjadi sorotan jelang final Indonesia vs Thailand di FIFA ASEAN Cup 2026. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Final FIFA ASEAN Cup 2026 mempertemukan Timnas Indonesia dan Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10) malam WIB. Duel lini depan menjadi salah satu perhatian utama dengan pertemuan Mitchell Baker dan Teerasak Poeiphimai.
Baker menjadi salah satu fenomena turnamen setelah mencetak lima gol saat Indonesia menghajar Bangladesh 9-2 pada laga terakhir Grup A. Torehan tersebut membuat penyerang Garuda itu kini mengoleksi sembilan gol dalam tujuh penampilan internasional.
Di kubu Thailand, Teerasak Poeiphimai juga menunjukkan ketajamannya sejak pertandingan pembuka. Striker berusia 24 tahun itu memborong dua gol ketika Thailand mengalahkan Pakistan 4-0 di Grup B.
Duel kedua pemain semakin menarik karena memiliki karakter yang berbeda. Baker dengan postur hampir dua meter menjadi ancaman dalam duel udara dan situasi bola atas di kotak penalti lawan.
Sementara itu, Teerasak yang memiliki tinggi 181 cm mengandalkan kelincahan serta pengalaman bermain di level internasional. Pengalamannya bersama tim nasional Thailand juga lebih panjang dibandingkan Baker.
Baker baru mencatat tujuh penampilan internasional. Sebaliknya, Teerasak telah memperkuat Thailand dalam 36 pertandingan.
Namun, dari sisi produktivitas, Baker memiliki catatan yang lebih mencolok. Ia telah mencetak sembilan gol dalam tujuh penampilan bersama Timnas Indonesia, termasuk lima gol dalam kemenangan atas Bangladesh.
Teerasak membutuhkan 12 penampilan bersama Thailand sebelum mencetak gol pertamanya untuk tim nasional. Kini, ia menjadi salah satu pemain penting di lini depan skuad Gajah Perang setelah langsung mencetak dua gol pada laga pembuka FIFA ASEAN Cup 2026.
Partai final pun menjadi panggung pembuktian bagi kedua juru gedor tersebut. Kemampuan memanfaatkan peluang sekecil apa pun dapat menjadi salah satu faktor yang menentukan perjalanan Indonesia dan Thailand dalam perebutan gelar juara edisi perdana FIFA ASEAN Cup.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Prediksi Skor Kosta Rika vs Haiti di CONCACAF: Les Grenadiers Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Israel: The Green Army Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Deltras FC vs Persiba: Leonard Tupamahu Hafal Gaya Main Tamu
Prediksi Skor Siprus vs Latvia di Liga Nations UEFA: I Galanolefki Menang Tipis di Neo GSP
Prediksi Susunan Pemain Yunani vs Jerman: Klopp Butuh Sentuhan Wirtz
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022