Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 3 Oktober 2026 | 16.00 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Warga Malang Tetap Menunggu Keadilan

Empat tahun Tragedi Kanjuruhan diperingati dengan doa dan aksi. Warga Malang tetap mendorong penuntasan hukum dan keadilan bagi 135 korban. (Dok. Antara) - Image

Empat tahun Tragedi Kanjuruhan diperingati dengan doa dan aksi. Warga Malang tetap mendorong penuntasan hukum dan keadilan bagi 135 korban. (Dok. Antara)

JawaPos.com - Empat tahun lalu, peristiwa kelam itu terjadi. Sebanyak 135 orang meninggal dalam insiden yang terjadi di Stadion Kanjuruhan.

Pada Kamis (1/10) hingga Jumat (2/10), peringatan tragedi itu kembali berlangsung melalui serangkaian aksi di sejumlah lokasi.

Seluruh elemen yang terlibat dalam aksi-aksi itu mengusung semangat yang sama. Selain mendoakan 135 korban, mereka juga tetap konsisten mendorong penuntasan penanganan hukum dalam insiden tersebut yang dinilai belum tuntas.

Salah satu aksi peringatan empat tahun Tragedi Kanjuruhan berlangsung di depan Balai Kota Malang. Sejak Kamis (1/10) petang, massa gabungan dari Aremania, warga, dan mahasiswa menggelar mimbar bebas serta aksi teatrikal.

Selain itu, dengan iringan temaram lilin, massa yang datang dari berbagai daerah tersebut menggelar doa bersama bagi seluruh korban pada Kamis (1/10) malam.

Di kompleks Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, peringatan tragedi itu diisi dengan beragam kegiatan. Mulai dari khataman Al-Qur’an hingga salawat dan doa bersama. Warga dari berbagai daerah hadir.

“Kegiatan (doa bersama) ini menjadi bagian untuk merawat ingatan seluruh masyarakat terhadap insiden kelam pada 1 Oktober 2022,” kata Sekretaris Yayasan Keadilan Tragedi Kanjuruhan (YKTK) Cholifatul Nur.

Dia menegaskan bahwa kegiatan ini diupayakan akan terus berlangsung konsisten. “Karena ini untuk merawat ingatan bahwa ada kasus besar di Malang yang menyebabkan 135 orang meninggal dunia,” kata Cholifatul.

Selain itu, lewat momen ini, semua elemen konsisten untuk terus menyuarakan tuntutan terkait penegakan keadilan atas tragedi tersebut.

Sementara itu, salah satu keluarga korban, Minsai’in, mengungkapkan dirinya masih terus menyimpan harapan terkait penegakan hukum yang adil.

Editor: Hendra
Sumber: Jawa Pos Koran, Antara News
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore