Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 3 Oktober 2026 | 04.25 WIB

Permintaan Mengejutkan Kevin Diks Kepada John Herdman saat Timnas Indonesia Hajar Bangladesh

Selebrasi pemain timnas Indonesia Kevin Diks ke gawang Timnas Bangladesh dalam pertandingan penyisihan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Selebrasi pemain timnas Indonesia Kevin Diks ke gawang Timnas Bangladesh dalam pertandingan penyisihan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Kapten Timnas Indonesia, Kevin Diks, ternyata membuat permintaan mengejutkan kepada pelatih John Herdman saat menghadapi Bangladesh pada laga pamungkas Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Ia meminta perubahan posisi menjadi striker saat pertandingan memasuki menit-menit krusial.

Timnas Indonesia menang telak 9-2 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (1/10) malam WIB. Kemenangan besar tersebut sekaligus membawa skuad Garuda lolos dramatis ke partai final.

Timnas Indonesia finis sebagai juara Grup A dengan koleksi tujuh poin. Skuad Garuda memiliki jumlah poin dan selisih gol yang sama dengan Malaysia, tetapi unggul dalam produktivitas gol setelah mencetak 11 gol sepanjang fase grup.

Di balik kemenangan krusial itu, ternyata ada momen menarik saat laga memasuki menit krusial. Diks meminta izin kepada Herdman untuk menjadi striker, atau memang perlu diganti dengan pemain karakter menyerang untuk menambah pundi-pundi gol Timnas Indonesia.

Herdman akhirnya memberikan izin kepada sang kapten untuk lebih sering berada di kotak penalti lawan. Keputusan tersebut berbuah manis karena Diks mencetak gol yang membawa Timnas Indonesia unggul 8-2 pada menit 90+6. Satu menit berselang, Mitchell Baker melengkapi pesta gol skuad Garuda sekaligus memastikan kemenangan 9-2 atas Bangladesh.

"Ya, 30 menit terakhir sangat berat bagi saya. Namun, saya mencoba untuk mendorong semua orang di sekitar saya. Saya tidak hanya berjuang untuk diri saya sendiri, saya berjuang untuk semua orang yang ada di sekitar,” kata Diks selepas laga, dikutip Jumat (2/10).

"Dan, itulah saya berkata kepada pelatih apakah saya perlu digantikan atau menjadi seorang striker. Karena dengan begitu saya bisa tetap di lapangan dan menunggu bola sebentar serta tidak bermain dengan 10 orang. Jadi, dia setuju dan saya tetap main sebagai seorang striker dan saya mencetak gol," ungkapnya. 

Diks menilai perjuangan Timnas Indonesia sepanjang FIFA ASEAN Cup 2026 menunjukkan kuatnya kebersamaan di dalam tim. Setelah sebelumnya mampu bertahan dengan 10 pemain saat menghadapi Malaysia, skuad Garuda kembali menunjukkan semangat juang ketika harus mengejar selisih gol melawan Bangladesh.

"Ini adalah proses yang sedang kami jalani. Kami telah bekerja dengan pelatih John Herdman mengenai hal ini bahwa kami harus saling mendukung satu sama lain kapanpun. Dan, saya rasa inilah momen-momen seperti itu. Seperti saat bermain dengan 10 pemain selama 60 menit (melawan Malaysia), sekarang kami berjuang melawan selisih gol. Saya bangga pada para pemain," ucap Diks.

Editor: Edi Yulianto
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore