
Pelatih timnas Indonesia John Herdman saat Latihan skuad Garuda jelang menghadapi Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (1/10/2026). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Timnas Indonesia harus mengalahkan Bangladesh dengan skor besar pada laga penentuan tempat ke final FIFA ASEAN Cup 2026 dari Grup A.
Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10) pukul 19.30 WIB, kemenangan besar akan meningkatkan peluang Garuda melangkah ke final, melewati pimpinan klasemen sementara Malaysia yang pada waktu bersamaan berjumpa Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.
Dikutip dari keterangan resmi PSSI, Kamis, jelang laga malam nanti, tak salah jika menilik ke laga sebelumnya saat Kevin Diks dan kolega bermain imbang 0-0 melawan Malaysia.
Baca Juga:Duel Hidup-Mati versus Bangladesh! Ini 3 Skenario Timnas Indonesia Lolos Final ASEAN Cup 2026
Terlihat jelas perjuangan tim Garuda di laga tersebut, yang sepantasnya harus dihargai dan terus didukung agar Garuda semakin solid seiring perjalanan waktu
Pertandingan Indonesia melawan Malaysia di SUGBK pada Senin lalu meninggalkan kisah yang jauh lebih besar daripada angka 0-0 di papan skor.
Pasalnya, sejak menit ke-37 setelah kartu merah Thom Haye melalui tinjauan VAR, Indonesia harus bertahan dengan 10 pemain. Hampir satu jam mereka bermain dalam keadaan kehilangan satu orang, tetapi tidak kehilangan keberanian.
Baca Juga:Timnas Indonesia Jalani Laga Pamungkas Lawan Bangladesh, Rizky Ridho: Semoga Rezekinya ke Final
Pada babak kedua, Malaysia menguasai tekanan dan terus mengirim ancaman. Maarten Paes berdiri sebagai benteng terakhir. Elkan Baggott dan Justin Hubner berulang kali memblok bola, sementara Kevin Diks mengawal sisi kanan sebagai kapten.
Joey Pelupessy bekerja di depan garis pertahanan untuk menjaga jarak antarlini. Di ujung pertandingan, Paes melakukan penyelamatan penting dan Hubner menyapu bola dari garis gawang.
Bagi Baggott, perjuangan itu menuntut perubahan sikap seketika. “Kita tahu ketika kita main 10 pemain kita harus adaptasi dengan kekurangan skuad itu,” ujar dia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022