
Suporter Persija Jakarta merayakan kemenangan timnya atas Persib Bandung pada pertandingan Super League di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (12/9/2026). Persija memburu kemenangan ketiga saat menghadapi Java United di Bali. Macan Kemayoran tanpa dukungan The Jakmania. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com – Persija Jakarta sedang dalam momentum positif. Dua kemenangan atas Borneo FC dengan skor 1-0 dan Persib Bandung 2-1 menjadi bekal Macan Kemayoran saat menghadapi Java United FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, malam ini (siaran langsung Indosiar pukul 19.00 WIB).
Dua hasil tersebut membuat Persija punya kesempatan untuk melanjutkan start positifnya. Namun, upaya menjaga momentum harus dilakukan dalam kondisi berbeda. Partai kandang kali ini berstatus laga usiran setelah Persija tidak bisa menggunakan stadion di Jakarta.
Untuk mengantisipasi perubahan lokasi pertandingan, Shin Tae-yong (STY) membawa skuadnya tiba di Bali dua hari sebelum laga. Waktu tambahan tersebut dimanfaatkan untuk menjaga kondisi pemain sekaligus melakukan penyesuaian sebelum pertandingan.
“Persiapan berjalan dengan baik. Kami datang dua hari sebelumnya untuk penyesuaian kondisi. Yang penting kami tidak lengah dan memainkan permainan kami sendiri dengan baik,” ujar STY dalam konferensi pers jelang pertandingan kemarin (18/9).
Persija juga harus bermain tanpa dukungan langsung The Jakmania. Laga kandang yang dipindahkan ke Bali tersebut digelar tanpa penonton. Bagi STY, kondisi itu sangat disayangkan karena Persija kehilangan atmosfer yang biasanya diberikan suporter.
“Ini sangat disayangkan. Kami pertandingan home, tetapi tidak bisa mendapatkan dukungan dari home fans dan harus memainkan pertandingan home di luar daerah,” tutur STY.
Meski demikian, STY tetap akan berusaha melanjutkan tren positif. Pemain terbaik akan langsung dimainkan sejak awal, termasuk top scorer sementara Persija, Alexander Jeremejeff.
Jeremejeff menyatakan kesiapan untuk melanjutkan tren kemenangan Persija. Namun, striker asal Swedia itu mengakui dirinya masih membutuhkan waktu untuk semakin menyatu dengan tim.
“Taktik dan apa yang diinginkan pelatih dari saya sudah sangat jelas. Saya hanya membutuhkan lebih banyak waktu bersama rekan-rekan setim, bersama tim, serta beradaptasi dengan cuaca. Saya pikir setelah itu semuanya akan menjadi lebih baik,” ungkap pencetak dua gol untuk Persija itu.
Di sisi lain, Java United datang dengan situasi berbeda. Laskar Kepodang Emas ini belum meraih kemenangan dalam dua pertandingan awal. Mereka bermain imbang 1-1 melawan Garudayaksa, lalu kalah 2-3 dari Persita Tangerang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022