
Pemain Persebaya Jefferson da Silva berebut bola dengan Pemain Port FC Noboru dalam pertandingan Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (1/8). Persebaya Surabaya menjamu PSIM Yogyakarta pada laga kandang perdana Super League 2026/2027. Green Force membidik kemenangan di hadapan Bonek. (Riana Setiawan/ Jawa Pos)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya terus mematangkan persiapan menjelang laga kandang perdana di Super League 2026/2027. Green Force akan menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (13/9).
Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi Persebaya untuk meraih kemenangan pertama musim ini. Pada laga pembuka, skuad asuhan Bernardo Tavares harus puas bermain imbang 1-1 saat bertandang ke markas Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Hasil tersebut menjadi bahan evaluasi bagi tim pelatih. Persebaya kemudian memanfaatkan sesi latihan untuk memperbaiki sejumlah aspek permainan sekaligus meningkatkan kesiapan menghadapi PSIM.
Bek Persebaya asal Brasil, Jefferson Silva, memastikan persiapan tim berjalan dengan baik. Pemain berusia 29 tahun itu menyebut seluruh pemain berusaha mengikuti instruksi yang diberikan Tavares selama latihan.
"Persiapan kami sudah sangat baik. Kami menjalani latihan dengan maksimal dan melakukan semua yang diminta pelatih. Jadi, saya rasa kami sudah memiliki semua yang dibutuhkan untuk pertandingan melawan PSIM," ujar Jefferson, Jumat (11/9), dilansir situs resmi klub.
Menurut Jefferson, persiapan menghadapi pertandingan tidak hanya berkaitan dengan kerja tim. Setiap pemain juga memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan kemampuan secara individu agar bisa memberikan kontribusi maksimal di lapangan.
"Fokus kami selalu sama, yakni terus meningkatkan performa, baik sebagai tim maupun secara individu. Di setiap pertandingan dan sesi latihan, kami selalu berusaha menjadi lebih baik," katanya.
Persebaya tentu ingin memanfaatkan status sebagai tuan rumah untuk mendapatkan tiga poin. Apalagi, laga di GBT akan menjadi pertandingan kandang pertama Green Force pada musim ini.
Jefferson menilai bermain di hadapan Bonek dan Bonita memberikan motivasi tambahan bagi para pemain. Karena itu, Persebaya harus langsung tampil agresif sejak awal pertandingan dan tidak memberikan kesempatan kepada PSIM untuk mengembangkan permainan.
"Bagi kami, bermain di kandang berarti tidak boleh kehilangan poin. Kami harus selalu mengincar kemenangan. Karena itu, sejak pertandingan dimulai, kami harus memberikan tekanan kepada lawan dan berusaha mengamankan tiga poin," tegasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022