
Timnas Indonesia tersingkir dari Piala AFF 2026 setelah imbang 1-1 melawan Singapura. Target juara Piala AFF 2026 gagal dicapai John Herdman. Timnas Indonesia tersingkir di fase grup dan kini fokus ke FIFA ASEAN Cup. (Dok. Singapore FA)
JawaPos.com - Target juara yang dibebankan kepada John Herdman di Piala AFF 2026 berakhir jauh dari harapan. Timnas Indonesia justru tersingkir di fase grup setelah bermain imbang 1-1 melawan Singapura pada laga terakhir Grup A di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8).
Indonesia sebenarnya sempat berada di atas angin setelah Ragnar Oratmangoen membawa Garuda unggul lebih dahulu.
Namun, Singapura menyamakan kedudukan pada menit ke-66 melalui Ilhan Fandi. Hasil tersebut memastikan target yang dibebankan kepada Herdman gagal dipenuhi.
Alih-alih membawa Indonesia bersaing hingga partai puncak, pelatih asal Inggris itu justru mengakhiri kiprahnya di Piala AFF 2026 dengan kegagalan meloloskan skuad Garuda ke semifinal.
Kegagalan tersebut sekaligus menambah panjang daftar catatan buruk Indonesia di Piala AFF. Ini menjadi kali keenam Merah Putih tersingkir di fase grup setelah sebelumnya terjadi pada edisi 2007, 2012, 2014, 2018, dan 2024.
Herdman mengakui hasil itu mengecewakan. Meski demikian, dia memilih memberikan apresiasi kepada perjuangan para pemain yang dinilainya sudah mengerahkan seluruh kemampuan sepanjang pertandingan.
"Selamat untuk Singapura. Mungkin hanya itu yang bisa saya katakan. Para pemain kami sudah memberikan semuanya di lapangan. Mereka memberikan seluruh kemampuan mereka, tetapi kami tidak mendapatkan apa yang kami inginkan," ujar mantan pelatih Timnas Kanada itu.
Baca Juga:Persebaya Makin Percaya Diri Hadapi Super League 2026/2027, Doakan Persib Sukses di Kompetisi Asia
Di tengah kegagalan memenuhi target, Herdman memastikan proyek pembangunan tim tidak berhenti. Dia menyebut Piala AFF sejak awal menjadi panggung pembuktian bagi pemain muda dan pemain lokal untuk memperebutkan tempat di tim utama.
Menurut dia, agenda berikutnya adalah FIFA ASEAN yang akan berlangsung pada September-Oktober. Berbeda dengan Piala AFF, Indonesia akan diperkuat pemain-pemain yang berkarier di luar negeri karena turnamen tersebut masuk kalender resmi FIFA.
"Ini adalah kesempatan untuk menunjukkan kemampuan dan memperjuangkan tempat mereka. FIFA ASEAN sudah di depan mata dan itu menjadi kompetisi yang sangat penting bagi kami," terangnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022