
Pemain Persebaya Surabaya mengangkat trofi Piala Presiden 2026 usai menjadi juara di Bali, Kamis (6/8/2026). Jika rencana PSSI mengubah Piala Presiden menjadi turnamen Timnas Indonesia mulai 2027 terealisasi, Bajul Ijo akan tercatat sebagai klub terakhir yang menjuarai ajang tersebut. (Piala Presiden 2026)
JawaPos.com - PSSI menyiapkan perubahan besar untuk Piala Presiden 2027. Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengungkapkan turnamen yang selama ini mempertemukan klub-klub Indonesia direncanakan berubah menjadi ajang tim nasional pada FIFA Matchday. Jika rencana itu terealisasi, Persebaya Surabaya akan tercatat sebagai klub terakhir yang menjuarai Piala Presiden.
Perubahan itu disiapkan setelah kompetisi klub di Indonesia dinilai semakin padat. Selain Liga 1, klub-klub juga akan menjalani Piala Liga sehingga ruang untuk menggelar turnamen pramusim menjadi semakin terbatas.
Erick menyampaikan rencana tersebut usai penutupan Piala Presiden 2026 di Bali. Menurutnya, perubahan format menjadi salah satu cara meningkatkan kualitas turnamen yang pertama kali digelar pada 2015.
“Karena memang Liga sudah punya Piala Liga sekarang. Kalau kita tahu, Pak Ara dan saya membangun Piala Presiden ini tahun 2015 ketika PSSI itu disanksi. Jadi klub-klub datang ke kami meminta tolong kalau bisa ada kegiatan dan alhamdulillah bisa berjalan delapan tahun,” kata Erick kepada wartawan, dikutip Jumat (7/8/2026).
“Tentu kita lihat dengan dinamika yang ada, dan jumlah pertandingan klub makin banyak, dan kita lihat juga persepsi Piala Liga sudah mulai diterima di internasional,” sambungnya.
Dengan kondisi tersebut, PSSI menilai sudah saatnya Piala Presiden memiliki peran baru. Erick menyebut turnamen tersebut berpeluang menjadi agenda bagi Timnas Indonesia.
“Nah tidak ada salahnya, kita coba tingkatkan kualitasnya. Salah satunya bagaimana Piala Presiden ini bisa menjadi pertandingan tim nasional,” papar Erick.
Menurut Erick, konsep yang dipertimbangkan mengacu pada King's Cup di Thailand. Turnamen tersebut memanfaatkan periode jeda internasional sehingga tidak mengganggu jadwal kompetisi domestik.
“Seperti juga yang sudah dilakukan oleh Thailand yaitu King's Cup, yang sudah berjalan hampir 20 tahun lebih. Nah ini kita coba cari formulanya. Tinggal pertandingan harus tetap ada di FIFA matchday, di slot jadwal yang ditentukan FIFA. Itu aja dinamikanya yang mungkin agak kompleks,” pungkasnya.
King's Cup selama ini umumnya digelar pada jeda internasional FIFA antara September hingga November. Karena itu, PSSI masih harus menyusun formula agar Piala Presiden versi tim nasional dapat masuk ke kalender FIFA Matchday tanpa berbenturan dengan agenda lain.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022