
Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Shin Tae-yong punya rekam jejak mentereng sebagai pelatih sepak bola. Namun, pernahkan terpikir profesi apa yang akan dijalaninya jika dulu gagal meniti karier sebagai pelatih?
Secara blak-blakan, Shin Tae-yong mengungkapkan akan menjadi atlet tenis meja. Dia sendiri juga diketahui memiliki hobi bermain golf, tapi olahraga tersebut tidak ditekuni sejak kecil.
“Mungkin jadi atlet tenis meja. Karena memang saya sangat pandai bermain tenis meja. Itu mungkin yang saya lakukan jika tidak bekerja di sepak bola,” kata Shin Tae-yong dalam kanal YouTube Persija TV, dikutip Sabtu (20/6/2026).
“Bisa saja jadi atlet golf, tapi karena saya berasal dari daerah pedesaan, jadi tidak ada lapangan golf di sana,” sambungnya.
Shin Tae-yong tidak berpikir bisa menjadi sebagai atlet golf karena minimnya infrastruktur di desanya. Karena itu, ia menyebut akan menjadi atlet tenis meja jika tidak berprofesi sebagai pelatih. Dia bahkan cukup percaya diri bisa menjadi atlet yang sukses karena kemampuannya dalam menepok bola pingpong.
“Jadi saya tidak pernah berpikir untuk saya bisa menjadi pegolf profesional. Jadi mungkin saya akan menjadi pemain tenis meja, saya pikir itu mungkin saja berhasil,” ungkap Shin Tae-yong.
Kiprah Shin Tae-yong di dunia kepelatihan sudah tidak perlu diragukan lagi. Namanya melejit ketika menukangi Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 Rusia.
Shin Tae-yong menyedot perhatian dunia karena berhasil membawa Timnas Korea Selatan menang atas Jerman dengan skor 2-0 di fase grup. Kemenangan tersebut juga sekaligus mencetak sejarah karena berhasil menyingkirkan Jerman yang saat itu berstatus sebagai juara bertahan.
Kemudian Shin Tae-yong menjelma menjadi figur yang dicintai publik Tanah Air. Pelatih asal Korea Selatan itu sukses membawa Timnas Indonesia mencetak beragam sejarah selama menjabat kurang lebih lima tahun lamanya. Warisan terbesarnya adalah meloloskan tiga kelompok usia Timnas Indonesia ke putaran final Piala Asia, yakni U-20, U-23, dan senior.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
