
Wasit Ko Hyung jin memberikan kartu merah kepada pesepak bola Persija Jakarta Bruno Tubarao saat pertandingan lanjutan Super League lawan Persib di Stadion GBLA. (Abdan Syakura/Antara)
JawaPos.com - Kompetisi Super League 2025/2026 memang telah berakhir. Namun, setiap kontestan (baik yang bertahan maupun terdegradasi) perlu melakukan evaluasi, khususnya terkait indisipliner pemain akibat mendapat kartu merah langsung maupun akumulasi kartu kuning.
Berdasarkan statistik yang dihimpun Ileague.com, Arema FC tercatat sebagai tim dengan tindakan indisipliner paling brutal. Mereka total mendapatkan 9 kartu merah (langsung maupun akumulasi) sepanjang musim. Mereka lebih banyak satu kartu dibandingkan Persijap Jepara dan Persija Jakarta yang berada di posisi kedua dan ketiga dalam pengumpul kartu merah terbanyak musim 2025/2026.
Kita bisa ambil contoh Persija saat Allano Lima, Rio Fahmi, Jordi Amat (2 kartu merah), Figo Dennis, Fabio Calonego, Bruno Tubarao, dan Aditya Warman harus terusir dari lapangan.
Baca Juga:Mariano Peralta Masih Belum Tahu Masa Depannya, Tetap di Borneo FC atau Gabung Persija Jakarta
Hukuman itu tentu saja merugikan, karena staf pelatih tak bisa menggunakan jasa mereka di pertandingan berikutnya akibat larangan bertanding.
Lalu, bicara kartu merah, siapa klub paling sopan? Jika ditelusuri, ternyata Borneo FC menjadi tim yang dianggap paling sopan sepanjang musim.
Tim berjuluk Pesut Etam itu belum pernah mengoleksi satu kartu merah pun. Imbasnya, seluruh pemain tersedia dalam DSP line-up dan tentu saja tak memusingkan staf pelatih dalam meracik strategi.
Baca Juga:Mariano Peralta Masih Belum Tahu Masa Depannya, Tetap di Borneo FC atau Gabung Persija Jakarta
Situasi itu membuat Borneo FC berada dalam skuad siap tempur, meski gagal dalam perebutan gelar juara. Mereka hanya kalah head-to-head dari Persib Bandung yang kembali menggondol juara untuk ketiga kalinya.
Namun, terlepas dari capaian akhir, bagaimana langkah klub dalam mengarungi kompetisi musim depan? Apakah mereka bisa belajar dari Pesut Etam?
1. AREMA FC 9
2. PERSIJAP JEPARA 8
3. PERSIJA JAKARTA 8
4. PSM MAKASSAR 7
5. PERSEBAYA SURABAYA 7
6. MADURA UNITED 6
7. PERSIB BANDUNG 6
8. PERSITA 5
9. PSIM YOGYAKARTA 5
10. PERSIK KEDIRI 5
11. BHAYANGKARA FC 4
12. DEWA UNITED 4
13. BALI UNITED 4
14. PSBS BIAK 3
15. PERSIS SOLO 3
16. MALUT UNITED 3
17. SEMEN PADANG 3
18. BORNEO FC 0

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
