
Johnny Jansen waspada Persebaya Surabaya meledak saat tandang ke markas Bali United. (Bali United)
JawaPos.com - Pelatih Bali United, Johnny Jansen, mengungkapkan kesan mendalamnya selama menjalani musim perdana di sepak bola Indonesia.
Juru taktik asal Belanda itu mengaku mendapatkan banyak pengalaman baru, mulai dari atmosfer stadion yang meriah hingga perjalanan tandang yang penuh tantangan.
Datang dari klub Eredivisie, PEC Zwolle, Johnny Jansen membawa filosofi permainan penguasaan bola yang perlahan mulai terlihat dalam permainan Bali United musim ini.
Meski belum sepenuhnya konsisten, pelatih berlisensi UEFA Pro itu mampu membawa Serdadu Tridatu bersaing di papan tengah klasemen.
Menurut Johnny, sepak bola Indonesia memiliki daya tarik besar, terutama dari sisi atmosfer pertandingan dan antusiasme suporternya. Ia bahkan menyebut pengalaman tersebut menjadi salah satu hal paling berkesan dalam perjalanan karier kepelatihannya.
“Sepak bola di Indonesia itu luar biasa. Atmosfer pertandingan dan dukungan suporter sangat terasa. Saya juga melihat masih banyak hal yang bisa berkembang untuk sepak bola Indonesia ke depan,” ujar Johnny Jansen.
Pelatih berusia 50 tahun itu juga mengaku belajar banyak mengenai karakter pertandingan di Indonesia, terutama soal transisi permainan yang sering terjadi menjelang akhir babak pertama maupun babak kedua.
Tak hanya suasana pertandingan, pengalaman menjalani laga tandang juga menjadi cerita tersendiri bagi mantan pelatih Heerenveen tersebut.
Ia mengaku cukup terkejut dengan perjalanan darat yang memakan waktu panjang akibat kemacetan menuju hotel tim setelah mendarat di kota tujuan.
Meski demikian, Johnny menikmati setiap momen tersebut. Baginya, situasi itu menjadi pengalaman unik yang belum pernah dirasakan selama berkarier di Eropa.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
