
Selebrasi pemain Madura United usai mencetak gol ke gawang Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo. (Madura United)
JawaPos.com — Kekalahan menyakitkan harus ditelan Persebaya Surabaya saat menjamu Madura United di Stadion Gelora Bung Tomo. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Green Force justru takluk 1-2 akibat strategi disiplin yang diterapkan tim tamu.
Hasil ini tak lepas dari pendekatan taktis yang disiapkan pelatih sementara Madura United, Rakhmat Basuki.
Ia secara terbuka membongkar kunci sukses timnya dalam meredam agresivitas Persebaya Surabaya sepanjang pertandingan.
Pelatih sementara (caretaker) Madura United Rakhmat Basuki mengungkapkan disiplin dalam bertahan serta efektivitas untuk memanfaatkan transisi permainan, menjadi kunci membungkam tuan rumah Persebaya Surabaya.
Pendekatan itu terbukti ampuh, terutama saat menghadapi tekanan bertubi-tubi dari Green Force.
"Sepak bola itu tentang bertahan, kami tekankan pemain harus kuat dalam bertahan dan mereka mampu menjalankan itu dengan baik malam ini," kata Rakhmat, Jumat (17/4/2026).
Pernyataan tersebut menegaskan fondasi permainan Madura United dimulai dari lini belakang.
Baca Juga:GBT Nggak Angker Lagi! Simak 3 Fakta Menarik Kekalahan Persebaya Surabaya Atas Madura United
Ia menjelaskan, strategi tersebut telah dipersiapkan sejak sesi latihan, terutama dalam membangun organisasi pertahanan yang solid untuk meredam tekanan tuan rumah.
Fokus utama tim adalah menjaga kedisiplinan posisi serta komunikasi antar pemain agar tidak mudah ditembus.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022