
Selebrasi pemain Madura United usai mencetak gol ke gawang Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo. (Madura United)
JawaPos.com — Kekalahan menyakitkan harus ditelan Persebaya Surabaya saat menjamu Madura United di Stadion Gelora Bung Tomo. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Green Force justru takluk 1-2 akibat strategi disiplin yang diterapkan tim tamu.
Hasil ini tak lepas dari pendekatan taktis yang disiapkan pelatih sementara Madura United, Rakhmat Basuki.
Ia secara terbuka membongkar kunci sukses timnya dalam meredam agresivitas Persebaya Surabaya sepanjang pertandingan.
Pelatih sementara (caretaker) Madura United Rakhmat Basuki mengungkapkan disiplin dalam bertahan serta efektivitas untuk memanfaatkan transisi permainan, menjadi kunci membungkam tuan rumah Persebaya Surabaya.
Pendekatan itu terbukti ampuh, terutama saat menghadapi tekanan bertubi-tubi dari Green Force.
"Sepak bola itu tentang bertahan, kami tekankan pemain harus kuat dalam bertahan dan mereka mampu menjalankan itu dengan baik malam ini," kata Rakhmat, Jumat (17/4/2026).
Pernyataan tersebut menegaskan fondasi permainan Madura United dimulai dari lini belakang.
Baca Juga:GBT Nggak Angker Lagi! Simak 3 Fakta Menarik Kekalahan Persebaya Surabaya Atas Madura United
Ia menjelaskan, strategi tersebut telah dipersiapkan sejak sesi latihan, terutama dalam membangun organisasi pertahanan yang solid untuk meredam tekanan tuan rumah.
Fokus utama tim adalah menjaga kedisiplinan posisi serta komunikasi antar pemain agar tidak mudah ditembus.

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
