
Pelatih Timnas Indonesia U-17 Kurniawan Dwi Yulianto memberikan penjelasan saat konferensi pers prapertandingan Piala AFF U-17 2026 di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (11/4/2026). ANTARA/Rizal Hanafi
JawaPos.com - Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto bertekad membawa skuadnya menjuarai Piala AFF U17 2026 yang digelar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo dan Stadion Gelora Joko Samudro Gresik, Jawa Timur, pada 11-24 April.
"Secara pribadi ingin memberikan gelar untuk Indonesia, karena saat masih menjadi pemain saya belum bisa memberikan apa-apa," kata Kurniawan, penyerang timnas Indonesia periode 1995-2005, pada konferensi pers prapertandingan di Surabaya, Sabtu.
Menurut dia pengalaman pemain yang sebagian besar berlaga di kompetisi Elite Pro Academy (EPA) menjadi bekal penting dalam menghadapi tekanan pertandingan di level internasional.
Bahkan, kata dia, meski belum ada pemain yang tampil di tim senior, beberapa di antaranya telah merasakan atmosfer latihan bersama tim utama.
Memang belum ada yang bermain di tim senior, tetapi beberapa sudah mendapat kesempatan berlatih dengan tim utama,” tutur Kurniawan.
Selain itu, dia menilai seluruh pemain telah menunjukkan kesiapan yang baik setelah menjalani rangkaian latihan menjelang turnamen tersebut.
Menurut Kurniawan, perkembangan terlihat dari aspek mental bertanding serta kemampuan pemain dalam menjalankan instruksi tim pelatih.
Dia pun menekankan pentingnya menanamkan mentalitas juara kepada para pemain muda sebagai bagian dari proses pembinaan jangka panjang.
Eks asisten pelatih tim U-19 Como 1907 itu, menyebut setiap pertandingan harus dipandang sebagai final agar para pemain memiliki motivasi tinggi untuk meraih hasil terbaik.
"Mentalitas juara itu paling penting, saya ingin setiap pertandingan dianggap final," kata dia.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
