
Kiper Timnas Futsal Indonesia Muhammad Albagir. (Dok. Timnas Futsal)
JawaPos.com - Vietnam akan menjadi lawan sulit bagi Timnas Futsal Indonesia di semifinal ASEAN Futsal Championship 2026. Laga tersebut bakal dimainkan di Nothaburi Hall, Jumat (10/4) pukul 17.00 WIB.
Muhammad Albagir menilai laga melawan Vietnam akan selalu menjadi laga yang berat dan sulit. Dia menegaskan bahwa skuad Timnas Futsal Indonesia sedang dalam kondisi terbaiknya.
"Sekarang kami harus bertemu Vietnam di semifinal. Kami tahu ini bukan permainan yang mudah, selalu pertandingan yang berat, selalu permainan yang sulit sejak sebelum AFC (Piala Asia 2026) dan beberapa turnamen lainnya. Tapi mau bagaimana lagi? Kita harus tiba dalam kondisi baik besok," kata Muhammad Albagir saat jumpa pers yang dikutip dari kanal instagram resmi Timnas Futsal Indonesia, Kamis (9/4).
Selain itu, Albagir juga ditanya tentang ambisi menjadi kiper terbaik di ASEAN Futsal Championship 2026. Namun, kiper Blacksteel FC tersebut menegaskan bahwa gelar individu tidak begitu penting.
"Harapan terbesar saya tentu saja membawa Indonesia menjadi juara di turnamen ini. Memang, semua pemain yang berlaga di sini-baik dari Vietnam, Thailand, Australia, maupun Indonesia-pasti memiliki keinginan untuk meraih gelar individu seperti kiper terbaik atau MVP. Tapi saya tegaskan, mengejar trofi individu bukanlah target utama kami," ujar Albagir.
Kiper 28 tahun tersebut ingin memberikan yang terbaik untuk laga besok. "Kita perlu berpikir lebih luas lagi. Target pertama dan paling penting bagi kami saat ini adalah fokus memberikan performa yang bagus di setiap pertandingan demi tim," imbuh Albagir.
Baca Juga:Polemik PSSI Jawa Timur! Askot Surabaya Persoalkan Plt Ketua Asprov Angkat Kepengurusan Baru
Di tahun ini, Timnas Futsal Indonesia sudah sempat bertemu Vietnam di perempat final Piala Asia 2026. Saat itu, skuad Garuda berhasil menang dengan skor 3-2.
Senada dengan Albagir, Hector Souto juga menganggap laga melawan Vietnam akan menjadi pertandingan yang sulit. Apalagi, pelatih asal Spanyol tersebut sudah berkali-kali beradu taktik dengan pelatih futsal Vietnam Diego Giustozzi.
"Baik, persiapannya selalu menantang karena Diego Giustozzi adalah pelatih yang memiliki standar tinggi seorang pelatih kelas dunia dan dia sudah bekerja sejak Agustus 2022 dengan timnas Vietnam. Dia menggabungkan pemain muda yang sangat bagus untuk mempersiapkan apa yang akan terjadi dalam dua tahun ke depan dan mereka sangat siap, mereka menjaga skuad yang hampir sama," jelas Hector Souto.
"Saya pikir mereka hanya mengganti satu pemain sejak AFC lalu, kami bisa melihat di perempat final AFC betapa sulitnya bagi kami. Kami mencoba untuk mengurus poin-poin utama dari permainan dan mari lihat apa yang akan terjadi," pungkas eks pelatih Bintang Timur Surabaya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022