
Elkan Baggott saat erseragam Timnas Indonesia (Instagram @elkanbaggott)
JawaPos.com - Elkan Baggott sudah lama tidak mengisi lini belakang Tim Nasional Indonesia. Bek Ipswich Town itu terakhir kali membela timnas pada babak 16 besar Piala Asia 2023 melawan Australia di Qatar pada 28 Januari 2024.
Sebenarnya, pelatih timnas saat itu, Shin Tae-yong (STY), sempat memanggil Elkan pada playoff Olimpiade Paris 2024. Saat itu, Indonesia harus menang atas Tim Nasional Guinea. Namun, Elkan tidak datang. Situasi itu membuat Indonesia gagal lolos ke Olimpiade Paris 2024.
Sejak saat itu, Elkan tidak lagi dipanggil ke skuad Merah Putih. Bahkan, pada era Patrick Kluivert, pemain yang sempat dipinjamkan ke Blackpool FC tersebut juga tidak masuk dalam rencana timnas.
Kini, di era John Herdman, Elkan kembali dipanggil ke timnas. Kepala Badan Tim Nasional Indonesia (BTN) Sumardji mengatakan pemanggilan Elkan murni berdasarkan kebutuhan pelatih.
“Saya kira tidak ada cerita khusus di balik pemanggilan Elkan. Semua itu sesuai kebutuhan pelatih. John sudah memanggil nama-nama yang memang dibutuhkan, dan salah satunya Elkan Baggott,” ujar Sumardji.
Mantan manajer timnas itu mengatakan BTN sudah mengirimkan surat pemanggilan kepada Elkan. Bek berusia 23 tahun itu juga telah memberikan respons positif dan menyatakan kesediaannya untuk bergabung dengan skuad Garuda.
“Elkan sudah kami kirim surat panggilannya dan dia bersedia datang. Saat ini pelatih memang membutuhkan tenaganya,” jelas Sumardji.
Mantan Kapolresta Sidoarjo itu menyebut Herdman sudah cukup lama memantau perkembangan para pemain timnas, termasuk Elkan. Bahkan, sebelum resmi menangani tim Merah Putih, Herdman sudah mempelajari komposisi skuad sejak era pelatih sebelumnya.
“Semua pemain memang dipantau oleh John. Bahkan sebelum dia presentasi untuk menjadi pelatih di sini pun sudah menyebut beberapa nama,” ungkap Sumardji.
Kembalinya Elkan Baggott diharapkan bisa menambah kekuatan lini belakang timnas sekaligus memberikan kedalaman skuad dalam persiapan menghadapi agenda internasional mendatang.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
