
Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares tunggu update pemain cedera kontra Borneo FC. (Dok. persebaya.id)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya masih belum bisa diperkuat sejumlah pemain intinya pada laga menghadapi tuan rumah Borneo FC malam nanti (7/3). Arief Catur Pamungkas dan Rachmat Irianto dipastikan absen karena cedera dan akumulasi kartu.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares juga belum bisa memastikan siapa lagi yang absen. Pasalnya, pelatih berkepala plotos ini masih memantau kondisi pemain hingga latihan terakhir.
"Bermain di bulan Ramadhan tentu berat, sehingga setelah latihan terakhir saya akan melihat kondisi para pemain. Jika ada yang mengalami masalah kebugaran, maka kami akan melakukan perubahan," ujar Tavares seperti dikutip dari akun resmi klub.
Pelatih asal Portugal itu melanjutkan bahwa tantangan lain yang tak kalah berat adalah mengakhiri rekor buruk Persebaya di Stadion Segiri. Sebagai informasi, kali terakhir mereka menang di Samarinda adalah pada 2019 lalu.
"Bermain di Segiri adalah sebuah tantangan karena rekor buruk Persebaya masih berlaku. Tujuh tahun tim ini belum pernah menang lagi lawan Borneo FC. Jadi jika kami menang, maka kami akhirnya bisa mencetak sejarah," tegasnya.
Menyadari bahwa Tim Pesut Etam merupakan tim yang bagus dengan deretan pemain berkualitas di dalam skuadnya, maka Tavares meminta para pemainnya untuk bermain nothing to lose.
"Kami akan mencoba bermain lepas, nothing to lose. Selain itu, yang kami butuhkan adalah konsistensi. Kami akan berupaya menguasai bola secara maksimal dan bersikap baik selama pertandingan, serta meminimalisir kesalahan," pungkasnya.
Sejarah memang mencatat, Persebaya masih inferior jika menghadapi Borneo FC. Mengutip dari Footystats, secara total, dalam 13 kali pertemuan kedua tim, Borneo FC ternyata unggul tipis. Mereka membukukan lima kemenangan. Sedangkan Green Force mencatatkan empat kemenangan, dan sisanya berakhir imbang.
Meski selisihnya tipis, namun jika statistik hanya didasarkan pada laga di kandang Borneo Fc, Persebaya wajib lebih waspada karena dalam lima pertandingan terakhir, mereka kalah tiga kali, dan hanya menang sekali, sisanya berakhir imbang.
Bahkan terakhir kali Persebaya menang adalah pada tahun 2019 atau sekitar tujuh tahun lalu, yaitu meraih keunggulan 2-1. Setelah itu, peraih dua gelar juara liga ini puasa kemenangan di Kalimantan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022