
Ilustrasi skuad Timnas Iran. (Istimewa)
JawaPos.com - Kabar mengejutkan datang dari persiapan menuju Piala Dunia 2026. Federasi sepak bola Iran dilaporkan tidak mengirimkan perwakilannya ke workshop resmi yang digelar FIFA di Atlanta, Amerika Serikat, pekan ini.
Agenda tersebut merupakan bagian penting dari rangkaian teknis dan administratif jelang turnamen akbar empat tahunan itu.
Workshop yang digelar oleh FIFA biasanya dihadiri seluruh federasi peserta untuk membahas regulasi, logistik, hingga aspek komersial Piala Dunia.
Ketidakhadiran Iran memicu spekulasi soal kemungkinan mereka menarik diri dari kompetisi yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada 2026 mendatang.
Situasi ini makin memanas setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa dirinya tidak peduli apakah Iran akan ikut bermain atau tidak. Pernyataan tersebut muncul di tengah tensi politik yang masih terasa antara kedua negara.
Meski belum ada keputusan resmi terkait status keikutsertaan Iran, konsekuensi finansial menjadi perhatian besar.
Jika benar-benar mundur, Iran terancam kehilangan dana partisipasi dari FIFA dengan nilai minimal 10,5 juta dolar AS atau sekitar Rp177 miliar. Jumlah itu merupakan dana dasar yang diterima setiap negara peserta Piala Dunia, belum termasuk potensi bonus berdasarkan capaian di turnamen.
Tidak hanya itu, penarikan diri dalam waktu yang relatif dekat dengan pelaksanaan turnamen juga berpotensi memunculkan sanksi tambahan. FIFA memiliki regulasi ketat terkait komitmen peserta, termasuk denda yang bisa dijatuhkan apabila pembatalan dilakukan sepihak dan tanpa alasan yang dapat diterima secara hukum olahraga internasional.
Bagi Iran, Piala Dunia 2026 sejatinya menjadi panggung penting untuk menjaga eksistensi di level global.
Baca Juga:2 Tahap Evaluasi Persebaya Surabaya! Bernardo Tavares Siapkan Kejutan di Kandang Borneo FC
Dalam beberapa edisi terakhir, mereka konsisten tampil sebagai salah satu kekuatan utama Asia. Kehilangan kesempatan berlaga bukan hanya soal prestasi, tetapi juga berdampak pada aspek komersial, peringkat, hingga perkembangan sepak bola nasional mereka.
Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari federasi Iran terkait absennya mereka di workshop tersebut.
Namun, publik sepak bola dunia menanti kepastian sikap dalam waktu dekat, mengingat persiapan teknis menuju 2026 terus berjalan.
Apabila Iran benar-benar mundur, FIFA dipastikan harus menyiapkan skenario pengganti demi menjaga format kompetisi tetap ideal.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
