Dion Markx mencatatkan debut bareng Persib Bandung saat masuk pada menit ke-87 menggantikan Berguinho melawan Persita Tangerang. (Dok. Persib)
JawaPos.com - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, angkat bicara mengenai keputusannya memberikan kesempatan debut selama sekitar tiga menit kepada Dion Markx saat menghadapi Persita Tangerang. Dia membeberkan alasan dan rencananya untuk sang bek.
Dion Markx akhirnya mendapatkan kesempatan debut di Persib Bandung. Sejak didatangkan Pangeran Biru pada hari-hari terakhir bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026, dia belum memainkan laga perdananya.
Kesempatan itu baru didapat Dion Markx ketika Persib sukses menaklukkan Persita Tangerang dengan skor 1-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, pada Minggu (22/2).
Eks pemain NEC Nijmegen U-21 itu masuk pada menit ke-87 menggantikan Berguinho. Dion Markx dipercaya pelatih Bojan Hodak untuk mengisi posisi bek kanan yang sebelumnya ditempati Kakang Rudianto.
Bek kanan sebenarnya bukan posisi murni seorang Dion Markx. Pesepak bola naturalisasi yang pernah memperkuat Timnas Indonesia U-20 dan U-23 itu sebenarnya berposisi asli sebagai bek tengah.
Sebelum bergabung dengan Persib, Dion Markx tercatat memainkan total 21 pertandingan sebagai starter di posisi bek tengah. Sementata bek kanan hanya sekali dimainkan pada 2021 saat membela NEC Nijmegen U-21.
Bojan Hodak selaku pelatih Persib kemudian memberikan penjelasan soal keputusannya memberikan kesempatan debut kepada Dion. Ia menilai pemain berusia 20 tahun itu memiliki fleksibilitas karena mampu bermain di beberapa posisi.
"Lihat, dia sudah mulai bersama kami. Saya memberinya beberapa menit bermain karena kami perlu memiliki pemain yang siap. Dia bisa bermain di tiga posisi," kata Hodak usai pertandingan.
Pelatih asal Kroasia itu juga menyebut Dion Markx masih dan perlu menjalani proses adaptasi. Sebab tempat kelahiran dan memulai kariernya di Belanda sangat berbeda dengan Indonesia.
"Namun yang paling penting untuknya, dia datang dari negara dan liga yang berbeda, jadi dia perlu sedikit merasakan seperti apa liga kami, bagaimana pertandingan berlangsung. Saat ini kami juga tidak memiliki laga uji coba," terang Hodak.
Selain Dion Markx, Bojan Hodak juga memberikan kesempatan tampil kepada Robi Darwis, pemain muda lain yang sempat absen di beberapa laga. Dia menegaskan bahwa langkah itu sebagai bagian dari rotasi dan persiapan apabila ada pemain utama yang absen.
"Jadi hari ini adalah kesempatan. Dia masuk bermain, begitu juga Robi Darwis, para pemain muda, karena jika ada pemain yang absen, mereka harus siap tampil. Itu alasannya. Dan seperti yang saya katakan, kami memiliki banyak pertandingan, jadi kami perlu melakukan rotasi. Ini penting bagi kami," jelasnya.
Lebih lanjut, Hodak menyampaikan komitmennya dalam memberikan ruang kepada para pemain muda untuk berkembang. Selain Robi dan Dion, Persib saat ini punya pemain-pemain muda potensial seperti Nazriel Alfaro dan penjaga gawang Fitrah Maulana yang sudah dapat kesempatan bermain.
"Tahun ini ada Nazriel yang sudah bermain, ada Robi yang bermain, ada Kakang yang bermain, ada Fitrah Maulana yang bermain satu pertandingan," kata dia.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
