
Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak. (Instagram/@bojanhodakluka)
JawaPos.com - Persib Bandung di ambang gelar juara hattrick alias meraih tiga gelar beruntun di Liga Indonesia. Capaian impresif itu membuat manajemen Persib dikabarkan bersedia memberikan tambahan masa bakti kepada Bojan Hodak.
Lewat unggahan Tranfermarkt.co.id, masa depan Hoak bersama Pangeran Biru menemui titik terang.
Bahkan, menurut laporan jurnalis Italia Lorenzo Lepore, pembicaraan mengenai perpanjangan kontrak ini akan berlangsung pekan depan. Manajemen menyiapkan perpanjangan kontrak berdurasi dua tahun.
Unggahan itu memancing beragam reaksi komentar dari netizen.
"Kalo masi ada bojan,persija sama persebaya cuman pelengkap doang," ujar @zul***
"Bersama bojan hodak persib MELEDAK," tulis @zan***
"Beres dari persib, ngasih hatrick liga indonesia buat persib + minimal bawa persib final AFC champion league two, kalau timnas percaya sama coach BH kami ikhlas kehilangan coach BH," ungkap @nz_***
"Harus di perpanjang,masih mau melihat @persib melangkah jauh di ASIA bareng coach @bojanhodakluka," tutur @law***
Wajar apabila netizen senang menyikapi unggahan ini, apalagi merujuk statistik Hodak bersama Pangeran Biru.

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
