
Wahyu Subo Seto dapat sorotan Bonek jelang laga Persebaya Surabaya lawan Bhayangkara FC. (BFC)
JawaPos.com — Wahyu Subo Seto kembali jadi sorotan jelang duel panas pekan ke-21 Super League 2025/26. Kapten Bhayangkara Presisi Lampung FC itu tercatat sudah 11 kali berhadapan dengan Persebaya Surabaya, sebuah catatan yang membuat namanya selalu memantik perhatian Bonek.
Pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (14/2/2026) malam, tak sekadar laga biasa bagi sang gelandang.
Di tengah tren positif Persebaya Surabaya, kehadiran Wahyu seperti alarm yang kembali berbunyi di benak pendukung tuan rumah.
Dalam 11 pertemuan kontra Persebaya Surabaya, Wahyu Subo Seto membukukan tiga kemenangan, tiga hasil imbang, dan lima kekalahan.
Ia juga menyumbang satu gol serta mengoleksi tiga kartu kuning, statistik yang menunjukkan duel melawan Green Force selalu berlangsung sengit.
Catatan tersebut terasa spesial karena tidak semua pemain memiliki pengalaman sebanyak itu menghadapi satu klub dengan atmosfer seintens Persebaya Surabaya.
Apalagi laga digelar di Gelora Bung Tomo yang dikenal memiliki tekanan luar biasa dari tribun.
Nama Wahyu bukan sosok asing bagi Bonek. Setiap kali duel kontra Persebaya Surabaya tiba, semangatnya kerap disebut meningkat drastis dan membuatnya tampil penuh determinasi.
Salah satu kanal fanbase bahkan menyoroti gaya bermainnya jelang laga.
“Salah satu pemain yang wajib diwaspadai pada pertandingan besok, karena semangatnya selalu berlipat ganda setiap kali berhadapan dengan Persebaya,” tulis @tribunpersebaya.
Sorotan itu tak muncul tanpa alasan. Sebagai putra legenda Persebaya Surabaya, Yusuf Ekodono, Wahyu membawa cerita emosional setiap kali kembali menantang klub yang punya sejarah panjang dalam hidup keluarganya.
Lahir di Surabaya pada 16 Juli 1993, Wahyu kini berusia 32 tahun dan tetap jadi figur penting di lini tengah Bhayangkara. Dengan tinggi 1,68 meter dan kaki dominan kanan, ia dikenal lincah serta agresif dalam duel perebutan bola.
Posisi utamanya sebagai gelandang serang membuatnya kerap bergerak di antara lini. Namun ia juga fleksibel mengisi peran gelandang tengah hingga gelandang bertahan sesuai kebutuhan tim.
Sejak bergabung pada 1 Januari 2014, Wahyu tumbuh bersama Bhayangkara hingga dipercaya memegang ban kapten. Kontraknya tercatat hingga akhir musim, menegaskan komitmennya pada klub yang kini bermarkas di Lampung.
Secara statistik, kontribusinya bersama Bhayangkara Presisi Lampung FC terbilang solid. Ia sudah tampil dalam 222 pertandingan dengan torehan tiga gol dan 18 assist.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
