Aksi Gali Freitas saat laga imbang Persebaya lawan Dewa United. (Dok. Persebaya Surabaya)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya dipaksa bermain imbang melawan 10 pemain Dewa United di pekan ke-19 Super League musim ini. Laga yang berakhir dengan skor 1-1 tersebut dimainkan di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (1/2).
Gali Freitas tentu menyayangkan hasil imbang yang diraih Persebaya di depan 23 ribu Bonek di Gelora Bung Tomo. Namun, dia bertekad akan bekerja lebih keras lagi di pertandingan selanjutnya.
"Work harder for the next," tulis Gali Freitas di Instastory setelah Persebaya meraih hasil imbang. Sebuah tekad yang menunjukkan semangat dari rekrutan anyar Green Force musim ini.
Pada laga ini, Gali Freitas terlibat dalam proses gol yang dicetak oleh Francisco Rivera pada menit ke-23. Pemain Timnas Timor Leste tersebut berhasil mengontrol bola dengan baik dan Arief Catur melakukan penetrasi yang melepaskan umpan ke Francisco Rivera.
Meski terlibat dalam gol yang dicetak Rivera, Gali Freitas sebenarnya tidak bermain cukup baik. Sisi kreativitasnya sebagai pemain sayap berhasil diredam bek sayap Dewa United Edo Febriansyah dan Johnathan.
Berdasarkan data dari Super League, Gali tidak menciptakan kreasi peluang dan juga dribel sukses yang menjadi salah satu kelebihannya. Pemain berusia 21 tahun itu hanya melepaskan satu tendangan tepat sasaran dan satu tendangan tidak tepat sasaran.
Meski kurang membantu penyerangan Persebaya, Gali punya peran dalam sisi pertahanan. Dia melakukan dua intersep dan satu tekel untuk menjaga lini pertahanan timnya.
Persebaya akan menghadapi Bali United di laga Super League pekan ke-20. Apakah tekad Gali Freitas untuk bekerja lebih keras akan membuahkan kemenangan untuk Persebaya? Patut ditunggu.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
