
Taisei Marukawa bisa jadi momok berbahaya Persebaya Surabaya saat jamu Dewa United. (Persebaya)
JawaPos.com — Bocoran taktik Dewa United mulai terbaca jelang duel panas melawan Persebaya Surabaya di pekan ke-19 Super League 2025/2026. Persebaya Surabaya wajib mematikan enam pemain mesin gol Banten Warriors jika ingin menjaga kans menang di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (1/2/2026).
Laga ini menjadi krusial karena Dewa United menunjukkan ketergantungan tinggi pada enam nama untuk urusan mencetak gol. Total 22 gol yang mereka produksi musim ini seluruhnya lahir dari kaki dan kepala enam pemain tersebut.
Kondisi itu membuka celah taktis yang bisa dimanfaatkan Persebaya Surabaya. Jika Bernardo Tavares mampu meredam pergerakan enam aktor utama ini, produktivitas Dewa United berpotensi menurun drastis.
Alex Martins
Alex Martins menjadi figur paling berbahaya di lini depan Dewa United. Penyerang asal Brasil itu sudah mengoleksi delapan gol, tiga di antaranya berasal dari titik penalti dan lima gol tercipta lewat skema open play.
Pergerakan Alex Martins kerap menjadi titik awal tekanan Dewa United di sepertiga akhir lapangan. Ketajamannya membuat lini belakang lawan dipaksa bekerja ekstra sepanjang pertandingan.
Alexis Messidoro
Nama kedua yang tak kalah krusial adalah Alexis Messidoro. Gelandang kreatif ini mencetak enam gol tanpa satu pun dari penalti, menandakan kontribusinya lahir dari permainan terbuka.
Messidoro kerap muncul dari lini kedua dengan timing yang sulit dibaca. Persebaya Surabaya perlu disiplin menjaga area half space untuk memutus aliran bola kepadanya.
Stefano Lilipaly
Stefano Lilipaly juga masuk dalam daftar mesin gol Dewa United. Pemain senior ini menyumbang dua gol dan masih menjadi penghubung penting antar lini.
Pengalaman Lilipaly membuatnya cerdas mencari ruang di tengah kepadatan lawan. Jika diberi ruang sedikit saja, ia bisa mengubah arah permainan dengan cepat.
Taisei Marukawa
Taisei Marukawa menjadi ancaman lain yang tak boleh diabaikan. Dua golnya musim ini lahir dari pergerakan eksplosif di sisi sayap yang sering merepotkan bek lawan.
Kecepatan dan kemampuan satu lawan satu Marukawa memaksa lawan menjaga kedalaman pertahanan. Persebaya Surabaya wajib menyiapkan skema cover berlapis untuk meredam aksinya.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
