
Kiper baru Arema FC Gianluca Pandeynuwu. (Dok. Arema FC)
JawaPos.com - Ketika mendapat tawaran dari Arema FC, Gianluca Pandeynuwu tidak berpikir dua kali. Dia langsung mengiyakan tawaran untuk bergabung dengan Singo Edan.
Alasannya masuk akal. “Yang pertama, karena keluarga istri saya merupakan orang asli Malang. Lalu, Arema FC juga tim besar. Karena itu, saya mau bergabung,” kata mantan kiper Borneo FC tersebut.
Pada November 2024, Gianluca mempersunting wanita asal Malang, Syahda Angella. Resepsi pernikahan mereka bahkan digelar di Kota Apel tersebut. Bergabung dengan Singo Edan membuatnya kian dekat dengan keluarga sang istri.
Lalu, bagaimana dengan persaingan? Maklum, Arema FC memiliki dua kiper top lainnya, yakni Lucas Frigeri dan Adi Satryo.
“Soal persaingan, saya justru melihat kami harus saling mendukung agar bisa menjadi lebih baik,” kata kiper yang sebelumnya memperkuat Persis Solo itu.
Gianluca ingin memberikan yang terbaik bagi Singo Edan. “Saya fokus saja sampai akhir musim. Yang jelas, secara tim kami ingin memperbaiki posisi di klasemen. Saya ingin membantu tim mencapai target empat besar,” pungkas bapak satu anak itu.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor Bournemouth vs Lincoln City di Carabao Cup: The Cherries Menang Lewat Adu Penalti
Kronologi Kecelakaan Maut BYD M6 di Kembangan Jakbar, Ibu dan Anak Meninggal di TKP
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Fenerbahce vs Roma di Liga Champions: Duel Seru Berpotensi Seri
Kasus Keracunan MBG Berastagi Sisakan Masalah Serius, Siswa Alami Gangguan Saraf hingga Jantung
Prediksi Skor Sporting Lisbon vs Galatasaray di Liga Champions: Leões Sikat Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Crystal Palace vs Middlesbrough di Carabao Cup: The Boro Siap Permalukan Tuan Rumah
Polisi Sebut Human Error Dibalik Kecelakaan Maut BYD M6 yang Tewaskan Sekeluarga di Kembangan Jakbar
