Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 24 Januari 2026 | 17.13 WIB

Persebaya Surabaya Waspada! Empat Pemain PSIM Yogyakarta Comeback, Panpel Berharap Bonek Tak Datang

Latihan PSIM Yogyakarta jelang ladeni Persebaya Surabaya. (Dok. PSIM)



JawaPos.com - PSIM Yogyakarta memiliki stok pemain melimpah ketika menjamu Persebaya Surabaya (25/1). Sebab, ada empat pemain yang bisa comeback setelah mengalami cedera.

Mereka adalah Yusaku Yamada, Harlan Suardi, Andy Irfan, dan Dede Sapari. Yusaku menjadi penggawa yang paling siap tampil. Bek asal Jepang itu sebelumnya sudah absen dalam tiga laga beruntun.

“Yusaku progresnya sudah baik, sudah hampir 100 persen. Dia juga sudah latihan bersama tim. Jadi, harapannya bisa segera kembali ke lapangan,” kata dokter tim PSIM, Hansel.

Baca Juga: Hengkang dari Persebaya Surabaya, Berikut 3 Laga Terbaik Dejan Tumbas di Putaran Pertama Super League

Kembalinya Yusaku jelas menjadi kabar gembira. Sebab, sebelum cedera, dia selalu tampil selama 90 menit dalam 13 laga beruntun.

Harlan dan Andy juga siap comeback. Sebab, keduanya hanya mengalami cedera ringan. “Andy Irfan sudah kembali latihan dengan tim. Begitu pula dengan Harlan. Kebetulan cederanya agak ringan, jadi recovery-nya cepat,” beber Hansel.

Sementara itu, Dede sempat mengeluhkan rasa sakit di bagian paha. “Dede sempat merasakan tidak nyaman di bagian pahanya. Setelah istirahat dan fisioterapi, kini ia sudah mengikuti sesi latihan,” ungkap Hansel.

Dia menyebut kondisi keempat pemain tersebut semakin membaik. Mereka juga sudah berlatih dengan maksimal. “Jika pemain sudah kembali berlatih dengan tim, potensi untuk bermain pasti ada. Akan tetapi, keputusan untuk dimainkan atau tidak tetap berada di tangan pelatih kepala,” tegas Hansel.

Duel melawan Persebaya akan dihelat di Stadion Sultan Agung, Bantul. Jarak yang tidak terlalu jauh membuat Bonek, suporter Persebaya, berpotensi datang.

Apalagi hubungan mereka dengan Brajamusti, suporter PSIM, cukup hangat. Namun, pihak panpel benar-benar meminta agar suporter tim tamu tidak nekat datang.

“Kami mohon maaf karena belum bisa menjadi tuan rumah yang baik. Apalagi kapasitas Stadion Sultan Agung sangat terbatas,” kata Ketua Panpel PSIM, Wendy Umar. Selain keterbatasan tempat, faktor sosiologis turut menjadi pertimbangan utama.

“Kami ini bermain di Bantul. Dengan posisinya sebagai ‘tamu’, kami wajib menghormati tuan rumah, yakni Pemerintah Kabupaten Bantul, Kapolres Bantul, serta warga sekitar stadion. Apalagi jalinan komunikasi dengan mereka sampai saat ini masih berjalan dengan baik,” pungkas Wendy.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore