
Pedro Matos resmi jadi milik Persebaya Surabaya. (Dok. Persebaya Surabaya)
JawaPos.com - Tukar guling di saga transfer Super League kembali menyita perhatian publik sepak bola nasional. Kisah di balik transfer Pedro Matos ke Persebaya Surabaya menjadi potongan paling menarik dari tukar guling penyerang asing pada paruh musim 2025/2026.
Bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026 memang berlangsung dinamis dan penuh kejutan. Pergerakan pemain asing di lini depan menjadi cerita utama yang melibatkan beberapa klub besar.
Setidaknya lima klub saling terhubung dalam satu rangkaian perpindahan pemain depan asing. Pola yang muncul seperti efek domino, satu transfer memicu transfer lain.
Tukar guling ini melibatkan Semen Padang, Persebaya Surabaya, Persis Solo, dan PSM Makassar. Masing-masing klub mengisi kebutuhan tim dengan melepas dan mendatangkan pemain secara berantai.
Cerita tukar guling ini bermula dari langkah Semen Padang di bursa transfer paruh musim. Klub tersebut resmi mendatangkan penyerang asing anyar pada pertengahan Januari.
Semen Padang memperkenalkan Guillermo Fernández sebagai rekrutan barunya pada 18 Januari 2025. Penyerang asal Spanyol itu berusia 32 tahun dan datang dengan pengalaman bermain di Liga India.
Kehadiran Guillermo Fernández otomatis menggeser posisi Pedro Matos di lini depan Semen Padang. Situasi ini membuat masa depan Pedro Matos di klub tersebut berakhir lebih cepat.
Pedro Matos sebelumnya menjadi salah satu pemain asing yang diandalkan Semen Padang. Namun, kebutuhan taktik dan komposisi pemain membuat klub memilih opsi baru.
Setelah posisinya tergeser, Pedro Matos tak butuh waktu lama untuk menemukan pelabuhan baru. Persebaya Surabaya bergerak cepat memanfaatkan situasi tersebut.
Persebaya Surabaya resmi mengumumkan kedatangan Pedro Matos pada Jumat, 23 Januari 2026. Transfer ini langsung mencuri perhatian karena latar belakang hubungan sang pemain dengan pelatih.
Pedro Matos dikenal sebagai pemain kesayangan Bernardo Tavares. Nama Pedro Matos sudah lama masuk radar pelatih asal Portugal tersebut sejak masih membela PSM Makassar.
“Persebaya Surabaya berhasil umumkan kedatangan pemain kesayangan Bernardo Tavares asal Semen Padang, Pedro Matos,” tulis keterangan resmi klub.
Pengumuman itu memperkuat narasi kedekatan emosional antara pelatih dan pemain.
Dalam rilis resminya, Persebaya Surabaya memilih cara unik untuk memperkenalkan Pedro Matos. Klub memposting video duel Pedro Matos dengan Risto Mitrevski pada putaran pertama musim ini.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
