Andik Vermansah saat membela Garudayaksa FC. (Gadrudayaksa FC)
JawaPos.com — Pro kontra kabar Andik Vermansah ingin pulang ke Persebaya Surabaya kembali menghangat di kalangan Bonek. Nilai pasar Andik yang masih menyentuh angka Rp 1,30 miliar membuat isu ini tak sekadar romantisme, tetapi juga menyentuh sisi realistis sepak bola profesional.
Isu kepulangan Andik mencuat setelah pernyataannya dalam wawancara di kanal YouTube Sport77, Rabu (14/1/2026). Dengan gaya santai khas Arek Jatim, Andik membuka obrolan soal Surabaya dengan nada bercanda.
"Kalau ditanya kapan mulih (pulang) ke Surabaya, ya setiap hari," ujar Andik sambil tertawa. Ucapan ringan itu langsung berubah serius saat pembahasan mengarah ke Persebaya Surabaya.
Andik tak menutupi hasrat lamanya untuk kembali membela klub kebanggaan Bonek. Ia mengaku keinginan tersebut selalu ada, meski realitas sepak bola sering berjalan tidak sesuai harapan.
"Jujur, dari dulu memang kepingin sekali balik ke Persebaya. Tapi sepertinya belum berjodoh," ucap pemain kelahiran Jember itu.
Andik memilih bersikap dewasa tanpa menyalahkan siapa pun atas belum terwujudnya kepulangan tersebut.
Ia menegaskan tak ingin pulang hanya demi menutup karier. Bagi Andik, kembali ke Persebaya Surabaya harus dalam kondisi masih mampu memberi dampak nyata di lapangan.
"Saya tidak mau kembali ke sana hanya untuk pensiun, saat tenaga sudah habis. Saya tidak mau dikenal seperti itu," tegasnya. Prinsip itu menjadi garis merah yang tidak ingin ia langgar sebagai pemain profesional.
Usia Andik memang sudah 34 tahun. Namun, ia meyakini karakter permainan keras kepala dan berani yang melekat sejak awal karier masih tertanam kuat.
"Malu kalau kembali tapi tidak bisa memberikan performa," katanya. Andik menyebut jiwa “wani dan ngeyel” tetap ia bawa saat membela Persiraja Banda Aceh.
Nama Andik sendiri bukan sosok asing bagi publik sepak bola nasional. Ia pernah membuat legenda Inggris David Beckham jatuh bangun demi menghentikannya di level internasional.
Secara profil, Andik lahir pada 23 November 1991 di Jember. Tingginya 1,63 meter, bermain sebagai sayap kanan, bisa menggunakan kedua kaki, dan juga piawai di sisi kiri serta gelandang serang.
Saat ini Andik tercatat sebagai pemain Garudayaksa FC. Ia bergabung sejak 28 Agustus 2025, meski detail kontraknya belum diumumkan ke publik.
Nilai pasar Andik masih berada di angka Rp 1,30 miliar. Angka itu menunjukkan statusnya belum sepenuhnya habis di mata industri sepak bola.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
