
Gelora 10 Nopember akan jadi pusat pembinaan bibit sepak bola Kota Surabaya. (Jawa Pos)
JawaPos.com — Kolaborasi Persebaya Surabaya dan Pemerintah Kota Surabaya kembali menunjukkan komitmen serius dalam membangun masa depan sepak bola daerah melalui gelaran kompetisi untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA.
Program ini dirancang sebagai pintu masuk pembinaan berkelanjutan yang memusatkan proses seleksi dan pengembangan pemain muda di kawasan Karanggayam, Surabaya.
Pemerintah Kota Surabaya menjadikan lapangan dan Wisma Karanggayam yang berdampingan dengan Gelora 10 Nopember sebagai pusat pembibitan sepak bola usia dini hingga remaja.
Kawasan ini disiapkan menjadi sentra baru pembinaan atlet muda Surabaya dengan fasilitas yang semakin lengkap dan terintegrasi.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan pihaknya turun langsung melihat progres perbaikan lapangan Karanggayam yang kini tampil jauh lebih representatif.
Ia menegaskan transformasi kawasan tersebut menjadi langkah penting untuk membangun fondasi sepak bola kota secara jangka panjang.
“Alhamdulillah (lapangan) Karanggayam yang dulu (seperti) hutan sudah berubah total, hari ini (pembangunan) lapangan selesai,” ujar Eri.
Ia menyebut pembangunan berikutnya akan difokuskan pada mess, ruang ganti, dan toilet pendukung.
“Sehingga nanti Insya Allah kita tinggal melanjutkan (pembangunan) mess, dan nanti ada tambahan bangunan yang terkait ruang ganti pakaian, terus toilet yang ada di sebelahnya dari mess (wisma) tadi,” tuturnya.
Fasilitas ini disiapkan untuk mendukung aktivitas pembinaan yang intens dan berkelanjutan.
Eri menekankan Wisma Karanggayam tidak lagi sekadar fasilitas olahraga biasa. Kompleks ini diproyeksikan menjadi pusat pembinaan sepak bola usia dini yang terstruktur dan berkesinambungan.
“Jadi nanti Insya Allah kita mengingat bahwa Karanggayam ini bukan lagi tempat yang seperti kemarin, kayak hutan tidak terawat,” katanya.
Ia ingin masyarakat mengingat kawasan tersebut sebagai rumah pembinaan talenta muda Surabaya.
“Mess Karanggayam ini akan menjadi tempat pembinaan arek-arek Surabaya,” lanjut Eri. Menurutnya, perubahan fisik kawasan harus sejalan dengan perubahan fungsi dan semangat pembinaan.
Skema pembinaan disusun berjenjang dengan menjaring pemain terbaik dari kompetisi tingkat SD, SMP, hingga SMA. Anak-anak berprestasi akan diseleksi melalui turnamen resmi yang digelar Pemkot Surabaya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022