
Pelatih baru Timnas Indonesia John Herdman. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com-Pelatih baru timnas Indonesia John Herdman mengungkapkan bahwa visi yang jelas, pemain berkualitas dan basis pencinta sepak bola yang sangat fanatik, adalah alasannya memilih tim Garuda daripada menerima pinangan dua negara lainnya, Jamaika dan Honduras.
Pada jumpa pers perkenalan resminya di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa, ia mengatakan ketertarikannya memilih Indonesia adalah karena negara ini tempat yang tepat untuk dirinya karena mempunyai visi yang jelas, mempunyai pemain berkualitas, dan juga memiliki basis pencinta sepak bola yang sangat fanatik.
"Saya pernah bekerja di CONCACAF, saya punya pengalaman di sana. Namun, saya percaya dengan negara yang punya populasi 280 juta penduduk, yang di mana 90 persennya mencintai sepak bola. Mereka sangat mencintai sepak bolanya. Ini adalah tempat yang tepat," kata Herdman.
Herdman dikontrak dengan skema 2+2 atau dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun. Di Indonesia, ia juga akan memimpin timnas U-23 Indonesia.
Ketika ditanya lebih lanjut, pria asal Inggris itu mengatakan pentingnya sinergi antar tim nasional kelompok umur, mulai U-17 sampai senior.
Menurut dia, sinergi ini adalah hal terpenting agar para pemain muda cepat dan siap ketika mendapat panggilan masuk ke tim senior Indonesia.
"Jadi, bekerja dengan tim kepelatihan U-20, U-23, akan jadi sebuah hal yang penting ketika kita punya konsistensi di elemen filosofi. Seperti yang saya katakan sebelumnya, kerangka budaya dan taktik," kata pelatih yang mengantarkan Kanada ke Piala Dunia 2022 setelah 36 tahun absen tersebut.
"Saat ada perbedaan, di mana setiap pelatih punya filosifinya, harus ada persamaan agar memastikan para pemain siap. Ketika ada panggilan, mereka siap untuk bermain. Dan, saya berpikir perbedaan sistem, perbedaan budaya, mereka harus siap. Karena jendela internasional sangat padat," katanya menambahkan.
Pada jumpa pers tersebut, PSSI juga memperkenalkan Cesar Meylan sebagai asisten pelatih fisik. Kehadiran Meylan membuat Herdman akan melanjutkan kerja sama dengan penyandang gelar Doktor (PhD) di bidang strength & conditioning itu setelah keduanya bersama-sama dalam satu tim selama lebih dari satu dekade, mulai di timnas putri Selandia Baru, timnas putri Kanada, timnas putra Kanada, sampai Toronto FC. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022