
Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares (tengah) saat menjawab pertanyaan dari awak media setelah mendarat di Bandara Internasional Juanda Surabaya, Minggu (4/1/2026) malam. ANTARA/Naufal Ammar.
JawaPos.com - Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares mengungkapkan rencana awal yang akan dijalankannya bersama tim usai tiba di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Minggu (4/1) malam.
“Saat ini kami perlu mengenal apa yang kami miliki,” kata Tavares saat ditemui wartawan di Bandara Internasional Juanda Surabaya, Minggu malam.
Ia menjelaskan, langkah pertama yang akan dilakukan adalah memahami secara menyeluruh “rumah” yang dimiliki Persebaya, mulai dari pemain muda hingga tim utama, sebelum melakukan perubahan yang dibutuhkan.
Pelatih asal Portugal itu mengaku telah menganalisis sejumlah pertandingan Persebaya serta mengamati karakteristik beberapa pemain yang sebelumnya bermain di klub lain dan di posisi berbeda, sebagai dasar evaluasi awal tim.
Ia juga menegaskan tidak datang ke Persebaya dengan membawa janji gelar juara, melainkan komitmen untuk bekerja keras bersama seluruh elemen klub.
“Saya tidak menjanjikan gelar. Saya datang untuk bekerja,” ucapnya dipetik dari Antara.
Menurut Tavares, Persebaya merupakan klub besar dengan dukungan suporter yang sangat kuat, sehingga atmosfer stadion menjadi faktor penting dalam perjalanan tim, terutama pada laga kandang.
Ia berharap dukungan penuh suporter dapat kembali terlihat saat Persebaya menghadapi Malut United pada pertandingan mendatang, mengingat lawan memiliki catatan performa yang konsisten.
Selain itu, Tavares menilai Persebaya juga harus bersikap realistis dengan kondisi klasemen saat ini, mengingat ketatnya persaingan dan jarak poin dengan sejumlah tim papan atas.
Ia menyebut kerja sama dan kerendahan hati menjadi kunci untuk membangun momentum secara bertahap, seraya menekankan bahwa kemenangan dan kekalahan merupakan bagian dari sepak bola.
“Yang terpenting adalah kami menunjukkan usaha maksimal di lapangan,” tuturnya.
Tak hanya itu, ia menekankan pentingnya menjaga stabilitas tim serta menciptakan lingkungan yang saling menghormati antara pelatih, pemain, manajemen dan suporter, karena tidak ada pihak yang bisa meraih hasil sendirian.
Mantan pelatih PSM Makassar itu juga menilai Persebaya memiliki fasilitas dan lingkungan yang baik, namun membutuhkan proses jangka panjang untuk membangun fondasi kuat, termasuk dengan memadukan pemain senior dan pemain muda dari akademi.
“Kita harus melangkah selangkah demi selangkah untuk bisa mendapatkan hasil maksimal,” ujarnya.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
